Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Angka Positif Covid-19 di NTT Terus Melonjak

Palce Amalo
15/11/2020 12:26
Angka Positif Covid-19 di NTT Terus Melonjak
Petugas dari Kantor KKP memeriksa kartu kewaspadaan kesehatan (HAC) penumpang pesawat di Bandara El Tari Kupang, NTT.(MI/PALCE AMALO)

KASUS positif covid-19 melonjak tajam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir.

Sesuai laporan Dinas Kesehatan NTT, Minggu (15/11) pagi, disebutkan terjadi penambahan 30 kasus baru selama Sabtu (14/11).

Dari jumlah itu, lonjakan terbanyak dari Kota Kupang sebanyak 21 kasus, Kabupaten Kupang sebanyak dua kasus, Sumba Barat Daya lima kasus, serta Sumba Timur dan Rote Ndao masing-masing satu kasus.

Baca juga: Cegah Kerumunan Sebatas Imbauan

Tambahan 30 kasus baru itu lebih banyak jika dibandingkan tambahan kasus baru pada Jumat (13/11) sebanyak 18 kasus dengan jumlah terbanyak dari Kota Kupang 14 kasus, Lembata tiga kasus, dan Manggarai Barat satu kasus.

"Dari 30 kasus baru, hanya dua orang pelaku perjalanan yakni dari Lumajang dan Jakarta, sisanya terjangkit lewat transmisi lokal," kata Pelaksana Harian Kadis Kesehatan NTT Hendrik Manesi lewat keterangan tertulis.

Pelaku perjalanan dari Lumajang, positif korona di Rote Ndao perempuan berusia 30 tahun dan pelaku perjalanan dari Jakarta di Sumba Timur laki-laki berusia 77 tahun.

Menurutnya, total kasus covid-19 di NTT, sampai Minggu (15/11), berjumlah 860 orang dengan jumlah terbanyak di Kota Kupang 149 orang dan Ngada 37 orang.

Pasien yang dirawat di rumah sakit dan dikarantina sebanyak 242 orang,  sembuh 604 orang, dan meninggal 14 orang.

Pasien sembuh dari covid-19 juga mengalami penambahan. Pada Jumat (13/11), sebanyak tujuh pasien sembuh dan bertambah sembilan orang sembuh sampai Sabtu (14/11) malam.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang Ernest Ludji mengatakan tambahan 21 kasus baru di Kota Kupang didominasi karyawan pada sektor pelayanan publik melalui kontak erat yakni kontak erat di rumah dan di kantor.

Menurutnya, petugas dari dinas kesehatan telah melakukan tracing terhadap karyawan yang melakukan kontak erat dengan karyawan yang meninggal pekan lalu dan didapatkan beberapa orang di antaranya positif covid-19 dan sudah dirawat di rumah sakit. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya