Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sikka menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertemakan 'Menumbuhkan Sikap Terpuji dan Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW' di Sekretariat Nahdlatul Ulama (NU) di Perumnas, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (14/11).
Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sikka, Antonius Nggaa Rua, melalui Kasubag Tata Usaha Kemenag Sikka Awaluddin Husain mengatakan, dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, umat Islam di Kabupaten Sikka harus saling memahami dan menghargai perbedaan.
Menurut dia, kadang warga mengikuti sebuah organisasi masyarakat sering melakukan dikotomi antara Muhammadiyah dan NU serta berbagai organisasi lainnya. Padahal, itu hanya sebuah organisasi yang hanya mengkoordinasi dan mencoba menggerakan umatnya agar mengikuti semua petunjuk sesuai teladan rasulullah. Organisasi ini bukan untuk menjadi pertentangan.
Baca juga: Gubernur Sumut dan Wali Kota Tebing Tinggi Dukung Kalifah MTQ
"Tidak perlu kita pertentangan antara Muhammadiyah dengan NU serta berbagai ritual-ritual agama Islam lainnya. Kita semua yakin bahwa apa yang kita lakukan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta'ala untuk menggapai ridho Allah bukan untuk saling kita pertentangan," ungkap Awaluddin.
Untuk itu, ia mengajak Muhammadiyah dan NU, yang merupakan ormas terbesar di Indonesia untuk bersatu membimbing umat agar mereka bisa dekat dengan agamanya kemudian memberikan kesejukan kepada orang lain.
"Seharusnya, orang yang semakin dekat dia dengan Allah dan banyak ibadah, justru harus membuat dia semakin elok di depan orang lain. Bukan mencela orang lain dan mudah mengkafirkan orang lain dan mudah mengatakan orang lain tidak benar hanya saya yang benar," papar dia.
Awaluddin mengatakan inti memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW setiap tahunnya sebenarnya membentuk kepribadian kita untuk menuju kehidupan sesuai dengan diajarkan oleh rasullah Muhammad SAW.
"Perbedaan dan kemajemukan adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa kita pungkiri. Hari ini kita saksikan di media sosial, betapa orang saling menghujat, betapa orang saling menyalahkan dan betapa orang saling mengkafirkan. Ini adalah sebuah situasi dimana membuat kita sebagai umat tidak kokoh dan kuat," tandas dia.
Dia menyampaikan kalau memang kita betul umat Muhammad SAW kita harus meneladani sifat-sifat mulia Nabi Besar Muhamad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
"Sebagai umat muslim, kita harus meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW. Mari kita rangkul semua. Mari kita keluarkan kalimat-kalimat yang menyejukkan orang lain," kata dia kepada umat Islam di Sikka.
Sementara itu Ketua PCNU Kabupaten Sikka, Al-Amin juga meminta umat Islam di Sikka dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW untuk bisa meneladani kembali kehidupan rasullah dalam kehidupan peribadi kita maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Saya yakin kalau masing-masing kita meneladani sifat-sifat Rasulullah, mengikuti sunnahnya, mudah-mudahan kita pasti menjadi manusia yang lebih baik," ungkap dia. (OL-1)
Demikianlah suara nyaring terdengar ke seantero pelosok kampung, sebuah pengumuman yang disampaikan melalui mikrofon di Meunasah (Musalla) Gampong (Desa) Neulop, Kemukiman Reubee.
Warga mengarak kembang endog (telur hias) menggunakan dokar wisata pada tradisi endog-endogan di Banyuwangi, Jawa Timur.
K.H. Sumarja dalam tausiyahnya menegaskan bahwa Nabi Muhammad adalah sosok mulia yang berbeda dengan manusia biasa yakni "Muhammadun Basyarun La Kal Basyari".
Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M di Masjid Agung Al-Baitul Qadim Airmata, Kamis (4/9) malam.
Wakil Ketua Kadin Brebes Ridhohul Khukam menjelaskan, penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial dunia usaha terhadap masyarakat.
Menurut Kapolri, merawat kemerdekaan yang sudah diraih adalah tugas bersama.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
PELUNCURAN NU Harvest Maslaha dan Sharia Global Services menandai fase baru keterlibatan Nahdlatul Ulama (NU) di arena ekonomi, tepat ketika NU memasuki usia satu abad.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
PRESIDEN Prabowo mengatakan peran strategis NU berperan dalam menjaga pilar kebangsaan melalui persatuan
PRESIDEN Prabowo Subianto mengklaim bahwa Indonesia pertama kali menjadi yang memiliki lahan di Mekah, Arab Saudi. Tanah tersebut akan digunakan untuk Kampung Haji Indonesia
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan doa dan harapannya untuk masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan Ramadan tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved