Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Klimatologi BMKG Semarang mengeluarkan peringatan terhadap wilayah Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) untuk mewaspadai bencana karena curah hujan diperkirakan tinggi. Pada dasarian kedua bulan November, intensitas hujan di wilayah Cilacap dan Banyumas dapat mencapai 151-200 milimeter (mm).
Pengamat cuaca BMKG Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan berdasarkan prakiraan yang dikeluarkan oleh BMKG Semarang, ada potensi curah hujan tinggi di Banyumas dan Cilacap.
"Intensitasnya berkisar antara 151-200 mm dalam 10 hari di pertengahan November. Kategori hujan sudah termasuk tinggi, sehingga diperlukan kewaspadaan untuk mengantisipasi," jelas Rendi pada Jumat (13/11).
baca juga: Pengungsi Gunung Merapi di Klaten Meningkat
Menurut Rendi, curah hujan tinggi tersebut potensial terjadi di sebagian kecamatan di Banyumas dan Cilacap. Misalnya, untuk Banyumas adalah Lumbir, Gumelar, Ajibarang, Cilongok, Karanglewas, Purwokerto, Wangon, Purwojati, Rawalo dan lainnya. Sedangkan di Cilacap, kecamatan yang potensial terjadi hujan dengan intensitas tinggi adalah Karangpucung, Sidareja, Kedungreja, Gandrungmangu, Bantarsari, Kawunganten, Jeruklegi, Adipala dan lainnya.
Sehingga, lanjut Rendi, pihaknya mengingatkan kepada masyarakat dan pemkab yang memiliki daerah rawan untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Jika kondisi hujan dengan intensitas lebat, maka perlu kewaspasdaan bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor," kata dia. (OL-3)
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved