Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo bertolak menuju Sulawesi Tenggara dalam rangka kunjungan kerja, Kamis (22/10). Bersama rombongan terbatas, Kepala Negara lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Haluoleo, Konawe Selatan.
Setibanya di sana, presiden langsung melanjutkan perjalanan menuju Bombana dengan helikopter Super Puma TNI AU.
Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengungkapkan di Bombana presiden akan meninjau lokasi panen tebu sekaligus meresmikan salah satu pabrik gula dengan jumlah produksi terbesar di Indonesia.
"Selanjutnya, presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Kendari untuk meresmikan Jembatan Teluk Kendari," ujar Bey melalui keterangan resmi, Kamis (22/10).
Baca juga: Istana: Presiden Jokowi masih Prorakyat
Jembatan tersebut dibangun untuk menunjang sistem jaringan jalan yang ada di wilayah setempat serta untuk mendukung proses percepatan pengembangan wilayah Kendari.
Selepas kegiatan tersebut, presiden dan rombongan terbatas akan kembali menuju Pangkalan TNI AU Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan, untuk bertolak kembali menuju Jakarta.
Turut serta dalam penerbangan menuju Provinsi Sulawesi Tenggara di antaranya ialah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.(OL-5)
Pemprov Sulawesi Tenggara menyiapkan sebanyak 7.800 tiket angkutan laut gratis bagi masyarakat kepulauan guna mendukung kelancaran arus mudik.
KM Cahaya Intan Celebes GT 44 tenggelam di Perairan Poleang, Bombana, Sulawesi Tenggara akibat kebocoran dan gelombang tinggi.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di area parkir eks MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Kawasan Indonesia Timur, termasuk Cekungan Manui, memiliki banyak cekungan sedimen dengan potensi sistem petroleum aktif dan akumulasi hidrokarbon yang signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved