Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BERTEPATAN dengan Hari Ketahanan Pangan Dunia dan masih maraknya pandemi covid-19, isu ketahanan pangan menjadi penting, tidak hanya bagi pemerintah juga bagi masyarakat.
Isu ini menyeruak karena adanya kebutuhan masyarakat terhadap pangan yang bermutu dan asupan gizi yang dapat menunjang daya tahan tubuh.
Banyak program yang dikembangkan untuk mengentaskan isu ketahanan pangan ini. Lahan gambut tipis yang memiliki fungsi budidaya juga ikut dilirik.
Kabar baik dari lahan gambut datang dari Desa Ganesha Mukti, Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Warga yang juga berprofesi sebagai petani telah menerapkan pertanian alami tanpa membakar lahan dan juga telah berhasil menyediakan cadangan pangan rumah tangganya.
Kepala Desa Ganesha Mukti, Tuwon, mengatakan pertanian alami yang diterapkan adalah sistem tabur benih langsung. Sistem ini muncul karena warga tidak menginginkan terjadi kebakaran lagi di desanya. "Kami tidak mau terulang lagi kebakaran lahan, juga sudah ada larangan membakar," ucap Tuwon, seperti dikutip, Jumat (16/10).
Sistem ini juga bersinergi dengan konsep Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) yang digagas Badan Restorasi Gambut (BRG).
Saat ini, Tuwon mengatakan, warga mampu menghasilkan 4.800 ton beras putih, ratusan ton beras merah, dan berton-ton beras hitam dari areal pertanian seluas 1.200 hektare. "Itu dihasilkan sekali panen. Ini baru satu kali," kata dia.
Menurut Tuwon, PLTB membawa dampak positif karena mampu menjaga lahan gambut dari kebakaran, memenuhi kebutuhan pangan warga dan menambah penghasilan.
Gabah kering
Tuwon mengatakan, di masa pandemi Covid-19, warga Desa Ganesha Mukti tak begitu terpengaruh. Terutama mengenai pasokan pangan. Klaim ini bukan tanpa alasan. Dia menyebut, sejak dahulu warga selalu menyimpan gabah kering di rumah masing-masing.
"Jadi ada budaya sejak saya kecil, stok makan keluarga harus dicukupi. Sisanya baru dijual," ucap dia.
Sistem ini, menurut Ketua Kelompok Wanita Tani Srikandi Ganesha Mukti, Siti Sari, dapat memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan warga. Menurutnya, setiap kepala keluarga minimal punya cadangan 20 karung gabah kering. "Kalau kita giling, satu karung itu kisaran 45 kilogram," ujar dia.
Selain teknik menyimpan pangan, Siti mengatakan, warga juga menanam di pekarangan rumah. Program ini juga diinisiasi BRG, warga menanam sayur mayur dan tanaman obat keluarga.
Selain itu, warga juga bisa mengolah berbagai produk makanan ringan untuk menambah penghasilan. "Produk yang kita hasilkan yaitu keripik pisang, kue akar kelapa, dan lainnya," ucap dia.
Siti mengatakan, selain beras putih warga juga mengembangkan varietas beras merah dan hitam. Keduanya memberikan keuntungan besar bagi petani.
"Kita sih inginnya nanam beras merah dan hitam soalnya ada uangnya. Kalau beras putih, kecuali pandan wangi, harganya terbilang murah," ucap dia.
Saat ini beras merah ditanam di areal persawahan seluas 80 hingga 100 hektare. Sementara beras hitam yang baru diuji coba ditanam di areal seluas 5 hektare.
Dia menyebut dua jenis beras itu mudah dibudidayakan. "Perawatannya juga nggak begitu susah. kalau beras putih itu kalau kena wereng tahan dengan hama," kata dia.
Ke depannya, dia berharap, BRG bisa meneruskan pembinaan untuk masyarakat, terutama untuk budidaya beras merah dan hitam. "Dan semoga ada inovasi agar tidak menanam beras putih terus," ucap dia. (RO/OL-09)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan target swasembada pangan. Cadangan beras nasional di Perum Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
GP Ansor melakukan panen padi organik di Kabupaten Blora, sekaligus menanam 3.000 pohon kelapa.
Pertanian regeneratif adalah pengelolaan holistik yang berbeda dengan konsep keberlanjutan (sustainable) biasa.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Sejumlah siswa mengemas sayuran pakcoy hasil budidaya dengan metode hidroponik di SMK Pawyatan Daha 2, Kota Kediri, Jawa Timur.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi petani yang menjadi perhatian nasional.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan target swasembada pangan. Cadangan beras nasional di Perum Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
GP Ansor melakukan panen padi organik di Kabupaten Blora, sekaligus menanam 3.000 pohon kelapa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved