Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBAGIAN Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap IV bagi warga terdampak pandemi covid-19 di Pematangsiantar memasuki hari kedua, Kamis (15/10). Pembagian berlangsung aman dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran covid-19.
Di hari kedua, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Pematangsiantar Pariaman Silaen memonitoring langsung pembagian BST di sejumlah kelurahan.
Menurut Pariaman, sesuai pemantauannya, pembagian BST sebesar Rp200 ribu kepada warga yang menerima, berlangsung aman. Selain itu, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19.
Baca juga: Wali Kota Pematangsiantar Resmikan Kampung Paten dan Panen Raya
"Panitia membuat jadwal per jam untuk 50 orang penerima bantuan. Warga yang datang harus pakai masker, cuci tangan dahulu di tempat yang telah
disediakan, cek suhu tubuh, dan selalu jaga jarak," kata Pariaman.
"Pemko Pematangsiantar berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan supaya angka penyebaran covid-19 tidak meningkat", lanjutnya.
Selain itu, Pariaman mengharapkan BST yang dibagikan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Belanjalah di warung-warung dekat rumah agar perputaran uang berjalan di sekitar tempat tinggal kita. Juga membantu warga yang membuka warung," katanya.
Salah seorang warga Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Ronald Simangunsong dan E Napitupulu, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemko Pematangsiantar yang telah menyalurkan bantuan di masa pandemi covid-19. Mereka akan menggunakan bantuan itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (OL-1)
MARAKNYA aksi pencurian meteran air PDAM milik pelanggan di Kota Pematangsiantar, pihak PDAM Tirta Uli membantah isu yang berkembang di masyarakat mengenai adanya dugaan persekongkolan.
Pansus DPRD Kota Pematangsiantar menelusuri dugaan penyimpangan prosedur administrasi dan mark-up harga pembelian eks rumah singgah Covid-19.
Optimalisasikan anggaran untuk meningkatkan pelayanan publik.
Wamen Fajar juga memotivasi para murid yang banyak bercita-cita ingin menjadi guru. Salah satu murid menuturkan alasan kenapa ia mau menjadi guru.
Dewan Pendidikan Kota Pematangsiantar Robert Tua Siregar mengatakan program ini dirancang untuk meningkatkan asupan gizi anak.
PLN UP3 Pematangsiantar juga telah menyiagakan tim operasional yang akan bertugas secara terkoordinasi selama periode Nataru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved