Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PAPUA adalah pulau terbesar di dunia setelah Greenland di Denmark. Potensi pertanian Papua sangat besar namun belum digarap maksimal. Papua menanti hadirnya pertanian maju, mandiri dan modern untuk mencapai mandiri pangan.
Saat ini para pemangku kepentingan sektor pertanian, khususnya Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Provinsi Papua bergegas mendukung pembangunan pertanian.
Hal itu diwujudkan oleh BPP KostraTani Harapan Jaya di Kabupaten Waropen, Papua melatih 25 siswa SMK Negeri Pertanian Wapoga mengoperasikan alat mesin pertanian (Alsintan).
"Pelatihan Alsintan bagi siswa dalam upaya meningkatkan keterampilan siswa menerapkan ilmu dan keterampilan setelah lulus, mengenal teori dan praktik Alsintan," kata Zadrak Wopari, Kepala SMK Negeri Pertanian Wapoga, Selasa (6/10).
Menurutnya, pelatihan Alsintan didukung oleh Pemkab Waropen, sejalan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo bahwa pemerintah pusat dan daerah, pihak swasta, institusi pendidikan dan masyarakat harus bahu-membahu mendukung pembangunan pertanian.
“Pertanian tidak bisa merugi. Pertanian adalah solusi lapangan kerja. Hasil produksi pertanian berupa pangan adalah kebutuhan yang harus dipenuhi setiap hari. Pangan adalah kebutuhan pokok manusia," kata Mentan.
Dedi Nursyamsi selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian - Kementerian Pertanian (BPPSDMP) menyadari peran generasi milenial di sektor pertanian sangatlah vital bagi pembangunan Indonesia.
Indonesia membutuhkan lebih banyak sosok milenial tangguh untuk memajukan sektor pertanian. "Kementan terus berupaya mencetak lebih banyak wirausahawan milenial berjiwa maju, mandiri dan modern," kata Dedi.
Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (P2KP) Kabupaten Waropen, Thomas Marini menyambut gembira dan instruksikan BPP KostraTani Harapan Jaya melatih siswa SMK Negeri Pertanian Wapoga menggunakan Alsintan.
Menurut Thomas, BPP Harapan Jaya telah mengusung tugas digitalisasi pertanian dari Kementerian Pertanian RI selaku Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani).
Penyuluh pusat Kementan, Siti Nurjanah selaku pembina penyuluhan pertanian Provinsi Papua mengatakan bahwa penyuluh BPP Harapan Jaya, Erwin Minai dan Rasim ditugasi mendampingi 25 siswa SMK Negeri Pertanian Wapoga berlatih menggunakan Alsintan.
"Kegiatan praktik siswa memanfaatkan Alsintan dari Poktan Sumber Rejeki untuk menggunakan traktor tangan," katanya.
Zadrak Wopari atas nama SMK Negeri Pertanian Wapoga mengaku sangat puas atas bimbingan penyuluh BPP Harapan Jaya bagi siswanya berlatih Alsintan. "Para siswa tampak antusias dan sungguh-sungguh mengikuti pelatihan Alsintan," katanya. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Baku Tembak di Pasuruan, Satu Tersangka Tewas Tiga Polisi Luka
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren pembelian rumah tapak di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci, semakin diminati, terutama oleh generasi milenial dan pasangan muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved