Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI lulusan sekolah yang tidak memiliki kemampuan khusus, Mukhlis Nabi harus menjadi seorang penjaga apotek untuk menyambung hidup. Jangankan untuk bekerja di luar Papua, berpikiran untuk dapat meraih posisi yang lebih tinggi saja sulit.
Pemuda suku Sebyar, Teluk Bintuni, Papua Barat ini tak pernah membayangkan akan bekerja di Jakarta. Namun setelah menempuh pendidikan di Pusat Pelatihan Teknik Industri Migas (P2TIM) Teluk Bintuni, hidupnya berubah. Kini, tak hanya ahli sebagai juru ikat atau rigger, ia juga mengantongi sertifikat bertaraf internasional.
“Saya jabatan saya sebagai rigger. Sekarang itu sudah ikut proyek dari Adhi Karya. Itu pengangkatan bikin jalan tol di Bekasi, Cikunir. Dari Cikunir ada sekitar 2 bulan, setelah itu dipindahkan di ke Pancoran untuk mengerjakan stasiun,” tutur Mukhlis dalam keterangan tertulis
Di P2TIM, Mukhlis mendapatkan bimbingan dari Petrotekno selaku operator pengajar. Sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 9.300 meter persegi itu menyediakan fasilitas belajar yang lengkap. Beberapa di antaranya kantor dan administrasi, ruang kelas, hingga alat praktik seperti Confined Space dan tangki dan Rigging Shelter.
Baca Juga: Gubernur Babel Tinjau Rencana Pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam
Mukhlis yang dahulu berprofesi sebagai tukang jaga obat atau penjaga apotek, kini bergelut di dunia industri.
“Sebelum saya masuk Petrotekno awalnya saya bekerja di apotek. Menjaga obat saja. Itu juga saya masih sekolah. Alhamdulillah saya coba masuk P2TIM saya tembus. Sampai saat ini,” ujarnya.
Pendidikan yang diberikan oleh P2TIM melalui Petrotekno gratis untuk anak-anak Papua. Mereka yang lolos seleksi akan diberikan fasilitas lengkap pelatihan khusus untuk menjadi seorang yang andal di bidang industri.
Lulusan P2TIM mengantongi sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan dibekali sertifikasi The Engineering Construction Industry Training Board (ECITB), dan Offshore Petroleum Industry Training Organization (OPITO).
“Alhamdulillah, Petrotekno, saya enggak sadar bisa sampai di Jakarta setelah menjalani pendidikan. Akhirnya saya bisa mendapat pengalaman, saya bisa kemana-mana, meskipun hanya di Jakarta. Buat saya itu manfaat besar buat saya,”
Mukhlis bahkan masih tidak percaya bahwa ia dapat bekerja hingga di Jakarta. Meski tersemat di hatinya ingin membangun Papua, namun apa yang sudah ia peroleh sekarang sangat ia syukuri. (RO/OL-7)
BUMN kerap dijadikan tumpuan oleh pemerintah dalam menangani bencana alam. Mereka disebut memiliki saldo yang berlebih karena ada program tanggung jawab sosial
Prabowo menyatakan, Danantara Indonesia dibentuk pada Februari lalu sebagai dana kekayaan negara yang dirancang untuk menggerakkan masa depan ekonomi nasional.
KOLABORASI lintas BUMN dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana banjir yang melanda Aceh.
Dia mengatakan industri pertahanan dalam negeri, misalnya PT Pindad, saat ini mampu memproduksi peluru-peluru kaliber kecil misalnya yang berukuran 5,56 mm dan 7,62 mm.
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved