Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat fokus menarik kunjungan wisatawan nusantara (Wisnu) pada pandemi Covid-19 saat ini. Kehadiran para pelancong lokal diyakini mampu membangkitkan sektor pariwisata yang kondisinya masih terpuruk.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, pandemi korona berdampak terhadap berkurangnya jumlah wisatawan asing yang berkunjung. Berdasarkan penghitungan yang dilakukan Badan Pusat Statistik pada Agustus kemarin, wisatawan yang masuk ke provinsi tersebut selama tahun ini anjlok hampir 100%.
Meski begitu, Dedi meyakini sektor pariwisata di wilayahnya akan kembali bangkit. Salah satunya dengan menyasar kunjungan wisatawan domestik.
"Kami bersama para pelaku industri pariwisata sudah menyusun SOP yang diterapkan di lokasi wisata di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini," kata Dedi di Bandung, Minggu (27/9). Dalam penerapan tata cara dan aturan di lokasi wisata itu, Dedi menjelaskan, pihaknya kembali mengingatkan wisatawan akan pentingnya disiplin protokol kesehatan.
"Bagaimana agar selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan," ujarnya. Selain menyiapkan aturan di lokasi wisata, Dedi pun memastikan pihaknya terus mempromosikan lokasi-lokasi wisata yang ada di daerahnya.
Salah satunya melalui penayangan film bertemakan lokasi wisata Jawa Barat di stasiun televisi nasional. Menurut Dedi, pihaknya sudah menayangkan film televisi berjudul 'Love in Pangandaran' pada akhir pekan ini.
Melalui penayangan itu, dia berharap akan semakin banyak wisatawan domestik yang kembali teringat dengan lokasi wisata di Jawa Barat khususnya Pantai Pangandaran. "Kami terus berupaya mendorong
potensi-potensi wisata di Jawa Barat, apalagi di masa pandemi sekarang. Bagaimana agar wisnus kembali tertarik untuk berwisata di Jawa Barat," katanya.
Produser film Love in Pangandaran, Tuti Turimayanti, menjelaskan, sinematografi karyanya itu mengangkat sejumlah lokasi wisata yang ada di Pangandaran. "Kita mengambil sejumlah lokasi seperti Batu Karas, Grand canyon, dan Pantai Pangandaran," katanya. (OL-13)
Baca Juga: KPK Miskin Prestasi, ICW : Alasan Utama Pegawai Mundur
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved