Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Badan Urusan Logistik (Bulog) menginvestasikan dana ratusan miliar rupiah untuk membangun industri pengolahan hasil pertanian yang diproduksi oleh petani di Nusa Tenggara Barat. Ada tiga jenis industri pengolahan hasil pertanian yang akan dibangun mulai 2020, yakni pabrik pengolahan beras modern di Kabupaten Sumbawa, pabrik pengolahan jagung di Kabupaten Dompu, dan pabrik pengolahan beras asalan di Kabupaten Lombok Timur.
"Nilai investasi pabrik di Kabupaten Sumbawa sebesar Rp98 miliar. Kemudian yang di Kabupaten Lombok Timur senilai Rp13,6 miliar. Sedangkan di Kabupaten Dompu masih menunggu persetujuan direksi, tapi nilainya hampir sama dengan investasi di Kabupaten Sumbawa," kata pimpinan wilayah Bulog NTB, Abdul Muis Sayyed Ali, di Mataram, Kamis (24/9).
.
Ia mengatakan pelaksanaan pembangunan pabrik pengolahan beras modern yang berlokasi di Kecamatan Lape Lopok, Kabupaten Sumbawa, sudah terlaksana pada Agustus-September 2020. Proyek pembangunannya ditargetkan rampung selama enam bulan dengan masa pemeliharaan selama satu tahun oleh rekanan pemenang tender.
Pembangunan pabrik tersebut bertujuan meningkatkan ekonomi daerah dan memberikan kepastian pasar terhadap hasil produksi petani padi serta menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Abdul menambahkan pembangunan pabrik pengolahan beras asalan di Kabupaten Lombok Timur juga sedang dalam proses persiapan. Lokasi pabrik direncanakan di area gudang penyimpanan beras di Kecamatan Sikur.
"Pembangunan pabrik tersebut dalam rangka menyerap produksi beras semua kualitas. Jadi beras asalan akan diolah menjadi lebih bagus lagi," ujarnya.
Pembangunan pabrik pengolahan jagung di Kabupaten Dompu, kata Abdul, bertujuan menyerap hasil produksi petani yang sangat melimpah setiap tahun. Tidak hanya jagung dari Kabupaten Dompu, tetapi yang bisa diserap untuk diolah juga hasil produksi petani di Kabupaten Bima dan sekitarnya.
Pembangunan pusat pengolahan jagung tersebut diharapkan bisa memberikan kepastian pasar bagi para petani. Di samping untuk memenuhi kebutuhan nasional terhadap pakan ternak berbahan baku jagung. "Jagung yang dibeli dari petani akan diolah untuk dijadikan pakan
ternak. Jadi sudah jelas pasarnya," kata Abdul.
Selain pengolahan hasil pertanian, Bulog NTB juga akan menjadi pemasok daging sapi dan kerbau impor untuk memenuhi kekurangan kebutuhan di daerah Bumi Sejuta Sapi tersebut. Selain itu, untuk menjaga kestabilan harga komoditas tersebut di pasaran, sehingga tidak terjadi inflasi tinggi.
Untuk mendukung bisnis tersebut, kata Abdul, pihaknya akan berinvestasi menyewa gudang pendingin yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah NTB, yakni PT GNE. Fasilitas itu nanti untuk menyimpan daging sapi dan kerbau beku yang akan didatangkan dari Jakarta dalam waktu dekat ini.
"Jadi semua jenis investasi tersebut merupakan inisiatif dari Bulog sendiri untuk menciptakan nilai tambah ekonomi di daerah. Tentu investasi tersebut akan banyak menyerap tenaga kerja lokal," ucap Abdul. (Ant/OL-14)
WAKIL Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved