Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
APARAT Kepolisian Sektor Polsek Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, meringkus seorang pria berinisial AH alias Diva, 22, yang diduga sebagai muncikari prostitusi daring.
Terduga pelaku muncikari diringkus aparat pada Rabu (9/9) lalu atas informasi masyarakat di Kelurahan Marikurubu, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.
Kapolsek Ternate Utara Iptu Joni Aryanto menjelaskan setelah mendapatkan informasi tim langsung bergerak cepat ke tempat kejadian perkara (TKP).
"Tim Resmob yang tiba di TKP tidak langsung melakukan penggerebekan hingga Pukul 17.00 WIT, kemudian terlihat seorang pemuda menggunakan kendaraan roda dua nomor polisi DG 5348 QG parkir di depan rumah kontrakan yang kami curigai sebagai tempat transaksi prostitusi online," ungkap Joni, Sabtu (12/9).
Setelah melakukan pengintaian, lanjut Joni, seorang laki-laki yang dicurigai sebagai muncikari terlihat duduk di ruang tamu bernama AH yang kerap disapa Diva.
Baca juga: Dirayu Kerja Enak, Tujuh Anak Jadi Korban Prostitusi Daring
Diva yang mengetahui keberadaan polisi langsung melarikan diri melalui jendela rumah kontrakan. Namun, selang tiga jam, Diva berhasil dibekuk polisi. Ia sempat menggunakan penutup kepala untuk mengelabui polisi.
"Setelah penggerebekan, polisi mengamankan satu unit handphone merk iPhone 6S+ yang sedang dipegang oleh muncikari," ujar Joni.
Begitu dilakukan penggeledahan, polisi juga menemukan sepasang laki-laki dan perempuan yang bukan pasangan resmi di dalam kamar. Kepada polisi, si pelanggan mengaku menggunakan aplikasi MiChat untuk menikmati prostitusi online. Sekali kencan, ia harus membayar Rp250 ribu.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 296 KUHP dengan ancaman pidana 1 tahun 4 bulan penjara.(OL-5)
Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Bantuan berupa 2.000 tas sekolah dan 500 topi bagi anak-anak di Maluku Utara.
Kapal pesiar yang berbasis di Amerika itu membawa sebanyak 100 wisatawan mancanegara yang sebagian dari mereka berkunjung ke sejumlah tempat wisata sejarah di Kota Ternate.
Kegiatan itu terdiri dari kategori pelajar, umum, dan TNI-Polri, diikuti 318 peserta dalam rangka HUT ke-26 Provinsi Maluku Utara dan HUT ke-80 TNI.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) menyelenggarakan bakti sosial yang diikuti 402 peserta.
Cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Maluku Utara sejak Selasa (7/10) menghambat arus penyeberangan, menyebabkan penumpukan kendaraan dan keterlambatan distribusi logistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved