Kamis 20 Agustus 2020, 09:14 WIB

Gubernur Kaltara Bangga Busana Tidung Tampil di Mata Uang

Basuki Eka Purnama | Nusantara
Gubernur Kaltara Bangga Busana Tidung Tampil di Mata Uang

ANTARA/Seno
Poster yang menunjukkan mata uang Rp75 ribu di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Jawa Timur.

 

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie menerima selembar uang pecahan edisi khusus Rp75 ribu yang dikemas dalam bentuk plakat dari Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Utara Yufrizal di ruang rapat Kantor Gubernur di Tanjung Selor.

Penampakan uang tersebut di dalamnya terpampang gambar sembilan anak berbusana pakaian adat Nusantara yang salah satunya busana adat di Kaltara

"Bagi kita, warga Kalimantan Utara tanpa terkecuali, ini suatu kebanggaan, karena pada uang tersebut juga ada foto seorang anak memakai
salah satu busana pengantin adat lokal di sini, yaitu busana Tidung," kata Irianto di Tanjung Selor, Rabu (19/8).

Baca juga: Gubernur Erzaldi Berikan Bantuan Membangun Masjid Al-Ikhlas Muntok

Irianto yang menerima uang edisi khusus tersebut, Selasa (18/8), mengaku kaget, karena tidak lama setelah peluncuran uang pecahan ini tepat pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, menjadi heboh di dunia maya.

"Di media sosial maupun dipercakapan grup-grup Whatsapp ada banyak tuduhan-tuduhan miring dan pikiran-pikiran kotor menduga pemerintah salah mencetak uang," katanya.

Hal itu tentu sangat menyedihkan karena komentarnya sedikit yang positif. Padahal niat peluncuran uang ini sangat baik.

Uang itu diluncurkan mengusung makna untuk mensyukuri kemerdekaan yang digambarkan oleh foto tokoh proklamator Bung Karno dan Bung Hatta. Juga terdapat foto pengibaran bendera Merah Putih, dan juga foto pencapaian pembangunan Indonesia khususnya di bidang infrastruktur tol trans Jawa, jembatan di Papua, dan MRT Jakarta.

Tujuannya juga untuk menyongsong masa depan gemilang, dengan adanya foto 9 anak yang mewakili anak-anak dari seluruh penjuru Indonesia.

Salah satunya dari Kaltara dengan busana pengantin adat Tidung. Anak-anak dengan pakaian adatnya ini mewakili wilayah Barat, Tengah dan Timur
Indonesia (Aceh, Riau, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, Maluku, dan Papua).

Itu menggambarkan anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus SDM unggul yang siap mewujudkan Indonesia emas 2045.

"Kemudian ini yang harus disadari oleh kita semua. Tidak mungkin Menteri Keuangan, BI menaruh begitu saja salah satu baju adat di Kaltara kalau tidak ada lirikan pemerintah (pusat) terhadap provinsi kita ini. Jadi jangan dipelintirkan. Kok ada yang memirip-miripkan bahwa itu busana adat Tiongkok," kata Irianto.

Anak yang menggunakan baju adat Tidung bernama Muhammad Izzam Athaya siswa kelas 4 SDN 041 Tarakan. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Antara

Banyak Lansia di Sulut Takut Divaksin

👤Ant 🕔Selasa 11 Mei 2021, 01:35 WIB
"Stok vaksin sangat cukup, cuma perlu pendekatan ekstra untuk para lansia karena banyak yang masih takut divaksin Covid-19,"...
Kemenparekraf

Wisata Kepri Dibuka Agustus Sasar Turis Singapura

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 11 Mei 2021, 01:00 WIB
Kawasan wisata Bintan Resort Cakrawala di Lagoi Bintan saat ini dianggap memenuhi kriteria aman menerima turis...
Dok. Korlantas Polri

Korlantas Polri Sebut Arus Kendaraan ke Jateng dan Jatim Turun 60%

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 11 Mei 2021, 00:02 WIB
"Berdasarkan pantauan hari ini, volume arus kendaraan menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur turun hingga 60 persen," ucap...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Transformasi Kota Tua

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bergandengan tangan bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya