Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH menyandera dua petani Desa Sanginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, AP dan AB, kelompok MIT diketahui melancarkan aksinya dengan menghadang pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Poso yang tengah menuju Kota Poso setelah melaksanakan perjalanan dinas di wilayah dataran Napu pada Minggu (9/8) sekitar pukul 19.00 WITA.
"Rombongan pegawai Dinkes itu dihadang saat melintas di jalan Trans Sulawesi antara wilayah pegunungan Hae dan Sanginora," kata Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal kepada mediaindonesia.com di Palu, Senin (10/8).
Menurutnya, rombongan pegawai Dinkes Poso berjumlah 10 orang menggunakan dua mobil. Mereka dihadang oleh empat anggota kelompok MIT bersenjata lengkap.
"Jadi awalnya pegawai Dinkes mengira diberhentikan di jalan karena adakecelakaan lalu lintas karena kebetulan jalan yang dilintasi memang jalan rusak. Namun, para pegawai itu sadar kalau kelompok MIT setelah kunci mobil mereka disita oleh dua anggota MIT," ungkapnya.
Baca juga : Nasib Pelaku yang Menangkap Ikan Pakai Bahan Peledak Rakitan
Saat dua anggota MIT mengambil kunci mobil pegawai Dinkes, anggota MIT lainnya menanyakan KTP para pegawai Dinkes seraya menanyakan apa agama dari masing-masing pegawai Dinkes.
"Setelah itu angota MIT merampok uang, snack, termasuk jam tangan milik salah satu sopir. Anggota MIT juga semita meminta power bank, namun pegawai Dinkes tidak memberikan karena saat itu memang tidak membawa," papar Kapolda.
Tidak lama setelah menjarah, anggota MIT yang menenteng senjata api laras panjang, laras pendek, dan parang langsung pergi meninggalkan lokasi penghadangan.
Sedangkan rombongan pegawai Dinkes melanjutkan perjalanan ke Kota Poso.
"Dari pengakuan saksi yang kami mintai keterangan dalam kolompok MIT itu, ada yang melihat Ali Kalora. Kita bersyukur karena rombongan pegawai Dinkes bisa selamat," tandas Kapolda. (OL-2)
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) menyelenggarakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak dan guru terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Kabupaten Poso sebagai kawasan Warisan Geologi (Geoheritage) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 265.K/GL.01/MEM.G/2025.
Wakil residen RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Poso.
Kegiatan ini melibatkan personel Pos Kamtibmas Tamanjeka, Tim Alfa 1, dan Tim Alfa 2. Mereka mengangkat reruntuhan, meja, dan kursi yang rusak akibat gempa.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kebutuhan dasar bagi para korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah terpenuhi
SATGAS III Preventif Operasi Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggelar razia kendaraan di empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (10/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved