Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI virus korona baru atau covid-19 yang memaksa masyarakat tinggal di rumah hampir tiga bulan terakhir membuat mereka tidak sabar untuk berwisata. Tidak mengherankan jika beberapa objek wisata didatangi pengunjung menjelang tatanan kenormalan baru kendati tempat wisata masih ditutup.
Salah satu objek wisata yang didatangi wisatawan ialah tarasering sawah Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, Bali. Namun, karena terasering cantik itu belum dibuka untuk umum, pengelola tidak mengizinkan para wisatawan mancanegara (wisman) yang selama pandemi bertahan di Bali dan para ekspatriat itu memasuki area persawahan.
Mereka hanya diperbolehkan melihat terasering dari tepi jalan dan mengarahkan mereka untuk beristirahat di kedai-kedai milik warga.
“Kami tidak bisa menolak kedatangan pengunjung karena kami tidak melaksanakan lockdown. Apalagi ini objek alam. Jadi, mereka masih bisa memotret dari pinggir jalan. Ada juga yang ke akomodasi warga (kedai). Meski begitu, mereka harus menerapkan protokol kesehatan,” kata Manajer Operasional Kawasan Wisata Jatiluwih, I Nengah Sutirtayasa, kemarin.
Sebelum terjadi pandemi, terasering Jatiluwih rata-rata dikunjungi 1.500 wisatawan asing per hari yang didominasi wisatawan asal Eropa.
Objek wisata di Kota Padang, Sumatra Barat, juga mulai ramai dikunjungi. Keramaian antara lain terpantau di kawasan Pantai Padang, Gunung Padang, dan Pantai Air Manis.
Kabupaten Lembata dan Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, juga bersiap membuka kawasan wisata mereka. Hal itu ditandai dengan kunjungan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur ke kawasan wisata pulau cantik berpasir putih, Meko. Eliaser membuka rute pelayaran pinisi Aku Lembata yang akan melayari Lembata ke Labuan Bajo dengan Meko sebagai salah satu destinasi yang akan disinggahi. (RS/YH/PT/N-1)
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved