Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus positif covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bertambah dan diperkirakan awal Juni akan menembus angka 1.000 kasus. Saat ini, jumlah warga yang positif terpapar virus korona sudah sebanyak 893 kasus.
"Saat ini sudah ada 893 kasus positif virus korona di Kalsel dan kita perkiraan akan terus bertambah menjadi lebih 1.000 kasus pada awal Juni nanti," ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim, Sabtu (30/5).
Peningkatan jumlah kasus positif virus korona di Kalsel ini tidak lepas dari gencarnya kegiatan penelusuran terduga warga yang terpapar virus korona (tracking dan tracing) di lapangan.
Baca juga: Satu Karyawan Positif Covid-19, Toserba di Ciamis Ditutup
Hingga Sabtu (30/5) pagi, tercatat jumlah kasus positif virus korona di Kalsel sudah mencapai 893 kasus atau bertambah 74 kasus dibanding hari sebelumnya.
Jumlah pasien yang berhasil sembuh sudah 82 orang dan 74 orang meninggal dunia.
Ada 737 orang kini tengah dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan serta karantina khusus. Kemudian ada 177 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan 840 orang dalam pemantauan (ODP).
Banjarmasin menjadi penyumbang kasus positif virus korona terbanyak mencapai 404 kasus atau hampir separuh dari total kasus positif virus korona di Kalsel, disusul Kabupaten Tanah Bumbu 123 kasus, Kabupaten Banjar 108 kasus, dan Kabupaten Barito Kuala 79.
Pada bagian lain, Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Abdul Haris Makkie, mengatakan agar upaya penanganan penyebaran virus korona lebih masif dan maksimal di lapangan
perlu didukung anggaran yang mencukupi.
"Pemprov Kalsel akan menambah anggaran penanganan virus korona hingga Rp700 miliar. Anggaran ini juga akan ditambah lagi dengan anggaran kabupaten/kota," tutur Abdul Haris yang juga menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel ini.
Jika 13 kabupaten/kota di Kalsel masing-masing meningkatkan anggaran menjadi Rp100 miliar, total anggaran penanganan virus korona akan menjadi Rp2 triliun.
Menurut Abdul Haris, pihaknya optimis mampu mengatasi pandemi virus korona hingga tiga bulan ke depan.
"Target kita, pada Agustus nanti, pandemi virus korona sudah dapat dikendalikan dan Kalsel siap menjalankan kebijakan new normal," ujarnya.
Saat ini, anggaran penanganan virus korona yang sudah ditetapkan provinsi dan 13 kabupaten/kota di Kalsel adalah sebesar Rp414 miliar. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved