Kamis 28 Mei 2020, 06:45 WIB

Pemudik Kini Sulit Balik

WJ/UL/AD/RS/YH/BB/BY/FL/N-1 | Nusantara
Pemudik Kini Sulit Balik

ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Petugas kepolisian memeriksa kendaraan yang hendak masuk tol melalui pintu gerbang tol Sragen, Jawa Tengah, kemarin.

 

PARA perantau yang menjelang Lebaran bergembira karena lolos bisa mudik dan merayakan Idul Fitri di kampung halaman, kini harus menghadapi kesulitan saat akan kembali ke perantauan. Dampak mengabaikan anjuran tidak mudik itu membuat mereka harus memenuhi sejumlah syarat yang sulit diperoleh.

Pemudik di Kota Surakarta atau Solo, Jawa Tengah, misalnya, sulit mendapatkan surat keterangan sehat agar bisa kembali ke perantauan seusai Lebaran. Sebabnya, Dinas kesehatan (dinkes) kota itu menolak melayani permintaan rapid test dan tes swab polymerase chain reaction (PCR). Padahal, dua hasil tes tersebut menjadi syarat penerbitan surat keterangan sehat agar bisa masuk ke daerah tertentu, seperti surat izin keluar masuk (SIKM).

Dinkes Kota Surakarta tidak bersedia melayani permintaan kedua tes yang jumlahnya membeludak itu karena tes hanya untuk orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan untuk tindak lanjut tracing.

“Alasan kami (menolak) jelas, bahwa rapid test dan tes PCRÂ hanya diperuntukan bagi ODP, PDP, dan untuk tindak lanjut tracing,” kata Kepala Dinkes Surakarta, Siti Wahyuningsih, kemarin.

Ia menyarankan pemudik yang memer­lukan surat keterangan sehat untuk datang secara mandiri ke rumah sakit yang melayani rapid test dan tes PCR. Menurutnya, puskesmas juga tidak melayani kedua tes itu.

“Puskesmas hanya bisa membuat surat keterangan sehat dengan syarat harus menyertakan hasil rapid test dan tes PCR yang dikeluarkan rumah sakit,” jelasnya.

Keharusan memiliki SIKM juga membuat 272 kendaraan pada arus balik  menuju Jakarta terpaksa berputar balik karena tidak diizinkan melanjutkan perjalanan oleh jajaran Polres Majalengka, Jawa Barat.

Hanya kendaraan roda dua dan empat yang memiliki SIKM boleh menuju Jakarta.

Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso menjelaskan penyekatan kendaraan yang akan balik dilakukan di 11 check point wilayah hukum Polres Majalengka.

Hal sama juga terjadi di jalur selatan Jawa Barat wilayah Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Ratusan kendaraan tidak diizinkan balik menuju Bandung dan Jakarta karena tidak dilengkapi su­­rat izin melintas. (WJ/UL/AD/RS/YH/BB/BY/FL/N-1)

Baca Juga

Antara

Tiga Wakil Rektor USU Tolak SK Rektor Soal Autoplagiat

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 21:24 WIB
Ketiganya meyakini keputusan tersebut tidak melalui mekanisme pengambilan keputusan yang sesuai...
ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Gunung Semeru Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran 4,5 Km

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 20:30 WIB
Gunung Semeru mengeluarkan awan panas dengan jarak 4,5 kilometer di daerah sekitar Sumber Mujur dan Curah Koboan, saat ini menjadi...
Dok MI

Ini Alasan Kubu Muryanto Tuding SK Rektor Runtung Janggal

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 20:24 WIB
Hal itu karena SK tersebut belum final tetapi sudah terdistribusi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya