Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKIPUN pemerintah melaonggarkan bagi transportasi darat dan udara, jajaran Polda Jawa Timur (Jatim) terus memperketat pengamanan di sektor transporasi darat. Selama pengetatan ini, Polda Jatim mencatat 6.664 kendaraan terpaksa harus putar balik atau gagal memasuk wilayah Jawa Timur terkait larangan mudik akibat Covid-19.
"Total, seluruhnya, selama operasi ketupat semeru, sejak 24 April 2020 sampai sekarang, ada 6.664 kendaraan harus putar balik ke daearah asal. Ini kita lakukan dalam hal penindakan," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Surabaya, Jumat (8/5).
Ia menegaskan sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengawasan di delapan check point di perbatasan Jawa Timur. Yaitu tujuh perbatasan dengan Jawa Tengah dan satu dengan Bali. "Untuk hari ini saja (Jumat, 8/5) ada 342 yang diharuskan putar balik," jelasnya.
Wisnu juga menjelaskan, kepolisian masih terus melakukan pengawasan di sejumlah check point berkaitan dengan PSBB di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Pada Jumat (8/5), ada 272 penindakan pada pelanggar. "Totalnya selama PSBB sejak 28 April (2020), 14.973 pelanggar yang
ditindak," katanya. (R-1)
KPK juga terus meminta media untuk memberitakan kasus korupsi, agar pejabat takut apabila ingin memakan uang rakyat.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa angka ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro.
Keberkahan Jawa Timur akan terwujud apabila seluruh masyarakat dapat menjalankan ajaran agama dan kepercayaannya masing-masing dengan sebaik-baiknya.
Selain fokus pada kemacetan, faktor keselamatan pengemudi juga menjadi prioritas.
Pemasangan EWS yang berlangsung selama sepekan terakhir ini dilakukan berkolaborasi dengan tim BPBD setempat.
Gubernur Khofifah menyatakan MoU ini menjadi fondasi penting dalam penerapan pidana kerja sosial yang manusiawi, produktif, dan berdampak langsung kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved