Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kabupaten Magelang, Jawa Tengah berupaya dengan berbagai cara untuk menyelenggarakan kegiatan antisipasi dan pencegahan covid-19, termasuk dengan cara berhutang dan menggadaikan mobil. Hal itu karena belum semua dana desa dicairkan. Heri Purwanto, kepala Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, mengatakan, pihaknya telah utang ke berbagai toko untuk pengadaan barang guna antisipasi virus korona. Sebagian biaya juga ditalangi dari dana pribadinya yang didapat dengan cara menggadaikan mobil pribadi.
"Untuk antisipasi Covid-18 ini totalnya sudah habis lebih dari Rp40 juta untuk berbagai kegiatan dan pengadaan barang. Sebagian dana saya dapat dari menggadaikan mobil pribadi," ungkap Heri, Selasa (14/4).
Sejauh ini berbagai kegiatan sudah dilakukan untuk antisipasi korona. Antara lain membeli obat-obatan antiseptik, pengadaan thermo gun, alat semprot dan disinfektan, serta membangun 20 bilik isolasi di gedung olahraga dan aula desa untuk tempat isolasi mandiri bagi semua pemudik. Sedianya, lanjut Heri, Pemerintah Desa Krincing mengalokasikan dana untuk penanganan covid-19 sejumlah Rp105 juta dari total dana desa yang diterima senilai Rp1 miliar. Namun dana tersebut belum turun.
Kepala Desa Windusari, Kecamatan Windusari, Yusup Hidayat, mengatakan sbelum dana desa cair, beberapa waktu lalu pihaknya sempat berutang beras pada Bulog untuk paket bantuan pangan bagi 760 keluarga miskin yang terdampak wabah covid-19. Beras dari Bulog tersebut adalah beras kualitas premium yang dijual dengan harga Rp11.000 per kg.
baca juga: Polres Malang Buru Pelaku Vandalisme Kelompok Anarko
Paket bantuan pangan terdiri dari tujuh kilogram (kg) beras, satu kg telur, dan tujuh bungkus mi instant. Rencananya paket itu akan mulai dibagikan sebelum bulan Ramadhan selama 14 hari. Tiap keluarga terdampak korona akan menerima satu paket bantuan pangan per hari.
Pihak desa, lanjutnya, menganggarkan Rp 155 juta daru dana desa untuk penanganan Covid-19. Dana itu antara lain digunakan untuk membeli obat-obatan antiseptik, desinfektan dan membangun bilik isolasi. Serta untuk membayar honor warga yang terlibat melakukan penyemprotan desinfektan dan bertugas piket di sembilan posko covid-19 di sembilan dusun.
"Warga yang bertugas di posko diberi honor Rp 60.000 per orang per hari,Petugas penyemprot dapat Rp 50.000 per orang per hari," katanya.
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
pemberdayaan desa melalui empat pilar pembangunan berkelanjutan, melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan program Desa Sejahtera
Antusiasme kepala daerah dalam pembentukan Posbankum sangat tinggi.
Pemkab Bekasi mengeklaim telah melakukan pengawasan ketat, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses pengolahan di dapur SPPG.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada desa-desa yang sukses menyajikan pengalaman autentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di tingkat lokal.
Kapasitas pemerintah desa dalam mengelola anggaran masih jauh dari standar akuntabilitas yang dibutuhkan.
DIREKTORAT Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya komitmen yang kuat untuk menyelesaikan batas desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved