Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENCEGAH penyebaran virus korona (covid-19) yang dibawa pemudik dan pendatang, pemerintah desa mengambil langkah antisipatif, yakni menyiapkan ruang isolasi dengan menggunakan balai desa dan gedung olahraga.
Pandemi covid-19 semakin meresahkan masyarakat dengan bertambahnya kasus positif covid-19 setiap hari. Kondisi itu membuat warga di pelosok desa lebih waspada dan berupaya melakukan antisipasi. Mulai dari penyemprotaan disinfektan, pemeriksaan ketat, hingga menyiapkan tempat isolasi.
Data terbaru kasus positif covid-19 di Jawa Tengah mencapai 144 orang. Sekitar 104 pasien covid-19 masih dirawat di sejumlah rumah sakit. Kemudian, terdapat 19.202 orang dalam pemantauan (OPD) dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 428 orang.
Baca juga: Positif Covid-19, Pasien di NTT Buat Pengumuman Lewat Youtube
Kewaspadaan tinggi mulai diterapkan warga hingga ke pelosok desa untuk mencegah penyebarann virus korona. Seperti dilakukan Pemerintah Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, dan Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, yang berlokasi di Kabupaten Semarang. Otoritas desa mulai mengunakan sarana khusus untuk mengisolasi pemudik dan pendatang selama 14 hari.
Desa Bejalen memanfaatkan balai desa dan gedung polides untuk mengisolasi warga pendatang dan pemudik. Selain menyediakan tempat tidur dan sarana pendukung lainnya, dua bangunan milik desa itu mampu menampung puluhan orang. Sedangkan Desa Ngrapah, yang berjarak sekitar lima kilometer dari Desa Bejalen, menyiapkan gedung olahraga untuk tempat isolasi warga pendatang dan pemudik. Daya tamping gedung tersebut mencapai ratusan orang.
“Saat ini ada 30 orang warga yang mudik sudah diisolasi di gedung olahraga,” ucap Kepala Desa Ngrapah, Wargiyati.
Baca juga: Stok Kantong Darah di Medan Turun Drastis
Hal senada diungkapkan Kepala Desa Bejalen, Sugiharto, bahwa saat ini ada tujuh pemudik yang diisolasi di desa tersebut selama 14 hari. Selama menjalani isolasi, kebutuhan warga dipenuhi dan juga dilakukan pemeriksaan kesehatan. “Jika14 hari sudah dilewati dan aman mereka baru diperbolehkan pulang,” jelas Sugiharto.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengaku sangat mengapresiasi langkah inisiatif yang diambil sejumlah desa. Sebab untuk memutus mata rantai dan mencegah penyebaran covid-19, dibutuhkan langkah tepat dan berani.
“Saya sudah melihat tempat isolasi di dua desa itu. Cukup bagus dan desa tidak perlu membangun gedung baru, cukup memanfaatkan bangunan yang ada,” pungkas Ganjar.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dikatakannya telah mempersiapkan bantuan untuk desa agar dapat mengelola fasilitas isolasi bagi pemudik. Termasuk, memberikan tenaga kesehatan untuk mengontrol warga yang diisolasi.(OL-11)
PT KAI catat penjualan tiket kereta Angkutan Lebaran 2026 mencapai 793.681 tiket per 9 Februari 2026.
KAI memastikan persediaan kursi untuk jadwal keberangkatan lainnya masih cukup tersedia.
MANAJER Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novina Saragih, Rabu (4/2) menjelaskan, mulai Selasa (3/2), penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk perjalanan H-1 Lebaran atau 20 Maret sudah dibuka.
Kakorlantas tengah melakukan analisis dan evaluasi (anev) mendalam terhadap pelaksanaan Operasi Lilin 2025 sebagai dasar penyusunan strategi Operasi Ketupat 2026.
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Kesiapan fisik dan mental adalah fondasi utama agar perjalanan mudik berlangsung aman.
Pemilihan Kabupaten Tuban didasari oleh karakteristik wilayah pesisir utara Jawa yang memiliki ketergantungan tinggi pada sektor pertanian dan perikanan.
pemberdayaan desa melalui empat pilar pembangunan berkelanjutan, melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan program Desa Sejahtera
Antusiasme kepala daerah dalam pembentukan Posbankum sangat tinggi.
Pemkab Bekasi mengeklaim telah melakukan pengawasan ketat, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses pengolahan di dapur SPPG.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada desa-desa yang sukses menyajikan pengalaman autentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di tingkat lokal.
Kapasitas pemerintah desa dalam mengelola anggaran masih jauh dari standar akuntabilitas yang dibutuhkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved