Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus virus korona (Covid-19) terus bertambah di Jawa Tengah. Karenanya, warga di pedesaan melakukan pencegahan mandiri dengan penyemprotan disinfektan dan pendataan warga yang baru pulang dari luar kota atau daerah lain.
Pemantauan Media Indonesia, Jumat (37/3), perang terhadap penyebaran virus korona dilakukan secara serempak, menyusul imbauan dari kepala daetah dan Gubernur Jawa Tengah. Setiap desa mulai secara mandiri melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap berkembangnya Covid-19.
Di Desa Kalongan, Kecamatan Timur, Kabupaten Semarang, warga berswadaya membuat ruang steril di depan gerbang desa dari bagan kayu dengan dinding plastik digunakan untuk melakukan penyemprotan selama 30 detik kepada warga yang akan masuk ke desa untuk mencegah masuknya virus korona yang dapat menulari warga lain.
Baca juga: Mereka yang tidak Mau Melipat Tangan
Demikian juga di desa-desa dan perumahan lain. Warga secara mandiri melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah dan setiap warga atau
tamu yang datang sebagai antisipasi masuknya Covid-19.
"Warga secara bergiliran berjaga di pintu gerbang dan menyemprotlan disinfektan untuk mencegah masuknya Covid-19," kata Ketua RT Perum Griya Kupang Asri 2, Ambarawa, Kabupaten Semarang Pardede.
Berdasarkan data yang dihimpun Tanggap Covid-19 Jawa Tengah jumlah korban terus bertambah setiap hari. Hingga saat ini, jumlah orang dalam
pemantauan (ODP) sebanyak 3.638 dan pasien dalam pengawasan (PDP) 322 orang serta 40 orang sudah terkonfirmasi Covid-19.
Sebanyak 32 dari orang yang positif virus korona kini dirawat di berbagai rumah sakit yakni 8 di RSUP Dr Kariadi Semarang, 5 di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang, 3 di RSUD Dr Moewardi Solo, 3 di RSUD dr RG Taroenadibrata Purbalingga, 3 di RSUD Banyumas, dan 2 di RSU Telogorejo Semarang.
Selain itu, RSU dr Soedjono Magelang, RSUD Tidar Kota Magelang, RSUD Setjonegoro Wonosobo, RSUD Prof Dr Margono Banyumas, RSUD Kraton
Pekalongan, RSUD Kardinah Tegal, RSUD dr Soediran MS Wonogiri, dan RSUD Cilacap masing-masing merawat dan mengisoasi satu pasien positif
Covid-19.
Dari sejumlah kasus Covid-19 ini, setidaknya ada kabar menggembirakan yakni dua pasien positif virus korona sembuh di RSUD Dr Miewardi Solo dan RSU Telogorejo Semarang. Adapun enam pasien meninggal dunia yakni 4 orang di RSUD Dr Moewardi Solo, 1 orang di RSU dr Soedjono Magelang, dan 1 orang di RSUP Dr Kariadi Semarang.
"Ini tidak main-main dan harus ditanggapi serius. Pemerintah dari pusat hingga daerah terus berjuang mengatasi korona ini," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Berbagai upaya dilakukan, lanjut Ganjar, selain berupaya menyembuhkan pasien virus korona juga melakukan pencegahan. Namun, peran serta semua pihak terutama warga akan membantu proses ini.
"Tolong semua kepala daerah hingga sampai tingkat rukun tetangga (RT) melakukan pendataan warganya, sehingga dapat segera diatasi jika ditemukan ada yang terkena korona," tega Ganjar. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved