Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan pelaksanaan Salat Jumat di masjid-masjid tetap dilangsungkan meski di tengah kekhawatiran wabah virus korona atau Covid-19
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB yang juga Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Ahsanul Khalik menegaskan Salat Jumat tetap dilaksanakan karena beberapa alasan, antara lain karena pertimbangan kemaslahatan ummat atau maqhositus syari'ah maslahatil ummat.
Sesuai data dampak yang ada saat ini, NTB tidak ada yang positif virus korona, sebarannya juga tidak luas, sehingga dalam menetapkan kebijakan untuk NTB, diputuskan Salat Jumat tetap digelar dengan pertimbangan akan lebih menguntungkan.
Baca juga: Waspada Covid-19, Pengawasan Pintu Masuk Denpasar Diperketat
"Karena, dengan Salat Jumat akan membangkitkan moral dan semangat sehingga tidak ada ketakutan berlebihan namun kewaspadaan juga sebuah kewajiban, maka ada langkah langkah bersama yang harus ditaati," ujar Ahsanul di Mataram, Jumat (20/3).
Selain itu, mantan Kepala Dinas Sosial NTB itu menegaskan pelaksanaan Salat Jumat dapat memperkecil perdebatan yang tidak menguntungkan antara jumatan dan tidak jumatan, karena pantauan di medsos dan pembicaraan di kampung-kampung masing lebih menginginkan adanya Salat Jumat.
"Kalau perdebatan itu dibiarkan malah menghilangkan substansi kewaspadaan kita pada virus korona," tegasnya.
Menurutnya, meski Salat Jumat tetap dilaksanakan, Pemprov NTB akan tetap melakukan evaluasi untuk kebijakan lebih lanjut dengan tetap melihat situasi yang ada khususnya wabah virus corona atau COVID-19.
"Tetap akan dilakukan evaluasi untuk pengambilan kebijakan lebih lanjut dan semua akan sangat tergantung perkembangan yang ada," ucapnya.
Pemerintah Provinsi NTB melalui Posko Waspada Covid-19 NTB telah menyosialisasikan imbauan Salat Jumat tersebut. Ada beberapa poin yang disampaikan. Pertama, jamaah Salat Jumat diminta membawa sajadah dari rumah. Kemudian berwudu pula dari rumah.
Ketiga, untuk sementara hindari jabat tangan, pergunakan metode lain untuk saling sapa tanpa bersentuhan fisik. Keempat, jemaah diminta mempergunakan masker. Bila tidak ada, bisa memakai sapu tangan.
"Kelima, bagi jemaah yang sedang batuk, demam dan mengalami gelala sakit seperti flu, agar melaksanakan salat di rumah," katanya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved