Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Hingga saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng) belum mendapat anggaran untuk pengadaan sarana dan prasarana (sarpras) kelengkapan alat perlindungan diri (APD) petugas kesehatan untuk menangani COVID-19. Oleh karena itu, untuk sementara waktu petugas kesehatan akan menggunakan APD yang tersisa dari penanganan flu burung.
"Terkait penambahan sarpras kelengkapan APD, kita belum ada karena baru revisi anggaran. Kita masih punya stok APD dari flu burung, sehingga kita gunakan dulu," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Dinkes Kabupaten Temanggung, Khabib Mualim di Dinkes Temanggung, Kamis (12/3).
Baca juga: Temanggung Siapkan Langkah Antisipasi Covid-19
Khabib menyebutkan sarpras sisa penanganan flu burung yang masih ada, di antaranya baju cover atau hazmat suit untuk cover APD. Sementara stok masker N95 masih ada 500 unit untuk buffer stock. Jika nantinya ada peningkatan kasus korona di wilayah Temanggung, maka stok kelengkapan APD akan ditambah lagi.
"Yang untuk rumah sakit sudah diberi sesuai permintaan untuk petugas kesehatan yang bertugas di sekitar ruang isolasi," katanya.
Namun demikian, lanjut Khabib, pihak Dinkes Provinsi Jateng telah memberi tahunya melalui pesan whats app agar Dinkes Kabupaten mengajukan permintaan APD yang dibutuhkan. "Sejumlah APD yang kita minta ke provinsi, antara lain masker bedah, masker N95, sarung tangan non steril, dan sarung tangan steril," jelas Khabib.
Permintaan lainnya yang diajukan ialah sepatu boot, sarung tangan panjang, kacamata plastik, dan baju cover APD.
"Semua APD itu dibutuhkan untuk petugas kesehatan, terutama yang bertugas di dekat ruang isolasi agar jangan sampai tertular dari pasien," tandasnya.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved