Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
POTENSI angin kencang dan hujan lebat di wilayah Jawa Tengah (Jateng) barat dan selatan masih harus terus diwaspadai hingga bulan Maret mendatang. Masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan khususnya di wilayah rawan bencana.
Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan, hujan lebat yang kadang disertai petir masih potensial
terjadi sampai Maret mendatang.
''Selain itu, masih ada potensi angin kencang yang muncul. Karena itu, maka kesiapsiagaan warga khususnya di wilayah bencana terus ditingkatkan,'' kata Rendi pada Kamis (20/2).
Menurutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga masih perlu waspada terutama memantau wilayah-wilayah rawan bencana baik banjir, longsor, tanah bergerak maupun angin kencang.
''Kewaspadaan menjadi kunci supaya kalau ada bencana dapat mengantisipasinya secara baik,'' ujarnya.
Selain itu, di wilayah perairan khususnya sebelah selatan Jateng dan DIY, gelombang tinggi masih terjadi.
''Gelombang berkisar antara 2,5 meter hingga 4 meter. Sedangkan kecepatan angin bisa mencapai 25 knot. Dengan kondisi ini, maka nelayan yang akan melaut harus waspada, termasuk para pengunjung pantai,'' jelasnya. (OL-2)
Prakiraan cuaca Jakarta dan sekitarnya Senin 23 Februari 2026 berpotensi berawan hingga hujan siang hari. Cek suhu, kelembapan, dan tips aktivitas.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved