Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dodo Suhendar ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Univesitas Gadjah Mada (KAGAMA) Jawa Barat dalam Musyawarah Daerah KAGAMA Jabat di Gedung Mojopia Barat, Corporate Telkom University, Bandung, Minggu (26/1).
Alumnus Fakultas Kedokteran UGM angkatan 1982 itu akan mengedepankan program yang membuat KAGAMA menjadi semakin guyub, gayeng, dan migunani serta menjadi contoh bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.
“KAGAMA Jabar ke depan diharapkan lebih solid dan bermanfaat, dan menjadi salah satu kekuatan untuk membangun indonesia,” ujar pria yang juga pernah memjabat jadi Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jabar itu.
Musda KAGAMA Jabat diikuti oleh 200 orang yang terdiri dari 2 Pengcab (Pengcab Cirebon dan Kota Depok) dan 2 komunitas (Komunitas Bandung Raya dan Bogor Raya), serta anggota Pengda KAGAMA Jabar.
Selain itu, dalam kesempatan yang sama juga dibentuk tim formatur yang juga diketuai oleh ketua baru. Mereka yaitu Yoeswar Darisan (FK angkatan 1975), Heru Subagja (FISIPOL 1996), (Abdul Muhaimin FEB 1995), Mus Danang FIB 1988) dan Ahmad Buchori (FISIPOL 1990).
Baca juga : KAGAMA Inkubasi Bisnis Seri VIi Bahas soal Brand dalam Bisnis
Wakil Ketua Umum PP KAGAMA Anwar Sanusi menegaskan, pihaknya akan terus mendorong peran Pengda, Pengcab maupun KAGAMA Komunitas. Hal itu merupakan ikhtiar untuk melakukan penyegaran kepengurusan yang masa baktinya telah habis.
“Tujuannya selain untuk melakukan kaderisasi, tetapi juga mendorong agar muncul wajah-wajah baru untuk terlibat, menyegarkan, menggairahkan, memajukan agar KAGAMA ini jadi rumah yang nyaman untuk kita semua alumni Universitas Gadjah Mada,” ujar Anwar.
Anwar yang merupakan Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi itu menilai, Musda juga menjadi penting agar Pengurus daerah, cabang, komunitas terus bertumbuh, serta kegiatan-kegiatannya terus meningkat dan beragam.
“Saya percaya, Pengda KAGAMA memiliki kemampuan dan kecakapan yang lebih untuk menggairahkan KAGAMA, tapi juga membuat inisiatif-inisiatif yang berdampak, tidak saja bagi saudara-saudara kita Alumni, Anggota KAGAMA, tapi juga saudara-saudara kita di luar sana yang membutuhkan,” jelas alumnus FISIPOL UGM itu. (RO/OL-7)
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
Pembentukan IKA FT UEU mempererat silaturahmi alumni lintas angkatan, membangun jaringan profesional, serta berkontribusi pada pengembangan Fakultas Teknik dan Universitas Esa Unggul.
Penghargaan tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para alumni dan masyarakat luas.
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dianugerahi Nanyang Distinguished Alumni Award 2025.
Kemampuan mendengarkan merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi seorang pemimpin, terutama dalam proses komunikasi yang efektif.
Alumni Inggris memiliki kapasitas yang dapat berkontribusi signifikan bagi riset strategis dan program pembangunan nasional.
Tantangan bagi Indonesia ke depan adalah membangun kapasitas agar tetap memiliki kedaulatan politik dan ekonomi di tengah Asia Timur yang semakin terpolarisasi.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Integrasi data layanan kesehatan menjadi bagian dari ekosistem respons kebencanaan berbasis pengetahuan yang dikembangkan untuk pengambilan keputusan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Ketua Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada, Arie Sujito mengingatkan pentingnya menjaga otonomi desa yang merupakan buah dari reformasi.
EKSPLOITASI seksual anak di ruang digital kian mengkhawatirkan dengan maraknya manipulasi konten seksual berupa foto dan video melalui fitur kecerdasan buatan atau AI misalnya lewat Grok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved