Sabtu 18 Januari 2020, 19:22 WIB

Kepala BIN: Kami Sudah Lama Pantau Fenomena Keraton Baru

Antara | Nusantara
Kepala BIN: Kami Sudah Lama Pantau Fenomena Keraton Baru

MI/Susanto
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan

 

KEPALA Badan Intelijen Negara, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, mengatakan, mereka telah lama mendeteksi keberadaan “Keraton Agung Sejagat” dan “Sunda Empire” yang baru muncul dan membuat geger publik.

“Itu kami sudah lama mendeteksinya, tetapi baru muncul (ramai),” ujar dia, kepada wartawan selepas acara pelantikan PB e-Sports,di Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu.

Begitu pun dengan “Sunda Empire”, bahwa BIN telah lama mengetahui keberadaan “kerajaan” itu dan bahkan telah berada di bawah radar dan pemantauan mereka sejak dulu.

Berdasarkan pengamatan BIN, kata dia, memang ada beberapa “kerajaan” itu merupakan bagian dari keraton Nusantara. Meski begitu, aparat kepolisian baru akan memproses secara hukum jika benar-benar ada unsur pidana di dalamnya.

“Yang penting ada memang keraton-keraton yang tergabung dalam kerajaan Nusantara. Lain hal kalau ada unsur pidananya di dalamnya. Di antaranya sekarang yang dikembangkan masalah penipuan dan lain-lain, itu yang ditelusuri,” katanya.

Sebelumnya, keberadaan “Keraton Agung Sejagat” di Purwokerto, Jawa Tengah, telah membuat geger publik hingga berujung pada penetapan tersangka Totok Santosa dan Fanni Aminadia.

Penangkapan tersebut didasari atas alasan bahwa mereka terbukti melakukan tindakan pidana berupa penipuan. Sejumlah barang bukti disita, termasuk dokumen yang diduga dipalsukan pelaku.

Sementara itu, polisi masih menelusuri dan menyelidiki keberadaan “Sunda Empire” di Bandung, Jawa Barat. Namun keberadaan "Sunda Empire" itu dinilai sama seperti "Keraton Agung Sejagat" karena mereka menggunakan seragam-seragam serupa seragam militer lengkap dengan atributnya, yang tidak jelas asal-usulnya.(OL-4)

Baca Juga

Antara

3.348 Hektare Sawah di 6 Daerah Terendam Banjir

👤Lina Herlina 🕔Minggu 24 Januari 2021, 16:23 WIB
Sekitar 3.348 hektare lahan pertanian atau sawah di sana terendam banjir, akibat cuaca ekstrim keberadaan fenomena La...
MI/HARYANTO

Pemkab Banyumas Terima 19.200 Vaksin, Kebumen 12.800

👤Liliek Dharmawan 🕔Minggu 24 Januari 2021, 14:55 WIB
Senin (25/1), vaksinasi covid-19 dimulai di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah. Tenaga kesehatan menjadi...
MI/ARNOLDUS DHAE

Lakukan Sejumlah Pelanggaran, Warga Rusia Dideportasi

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 24 Januari 2021, 14:40 WIB
Pernah jadi buah bibir karena nekat terjun ke laut dengan sepeda motor, Sergei...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya