Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kampung Cibadak RT 02/08, Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggiatkan ronda malam. Warga secara bergantian memantau aktivitas pergerakan tanah yang terjadi di wilayah tempat tinggal mereka karena terus bergeser.
Kapolsek Sukaresmi Ajun Komisaris Munawir mengatakan berbagai unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan serta desa terus mengecek lokasi pascapergerakan tanah yang terjadi Minggu (5/1). Langkah itu perlu dilakukan sebagai upaya antisipasi mengingat curah hujan masih tinggi.
"Dari hasil pengecekan, di lokasi masih terjadi pergeseran tanah. Ini kami khawatirkan berpotensi longsor karena intensitas curah hujan cukup tinggi. Bagi warga yang masih kuat, diimbau ikut bergiliran melakukan piket ronda malam untuk memantau pergeseran tanah serta menjagai rumah-rumah warga lainnya," kata Munawir, Jumat (10/1).
Hasil pendataan di lapangan, kata Munawir, di Kampung Cibadak terdapat sebanyak 52 unit bangunan rumah warga. Sementara jumlah warganya tercatat sebanyak 57 kepala keluarga atau 182 jiwa.
"Permukiman warga berada di zona berbahaya karena tepat di bawah lokasi pergerakan tanah," jelasnya.
Hingga saat ini semua elemen berkompeten stand by di lokasi. Di sekitar lokasi sudah dididirikan posko. Warga pun sudah diungsikan sementara waktu untuk menghindari hal-hal tak diinginkan.
"Kami sudah koordinasi dengan BPBD. Semua terus memantau perkembangan di lapangan. Situasi di lapangan terpantau masih kondusif," pungkasnya.
baca juga: Inhutani V Kembangkan Wisata di Hutan Pinus Limpakuwus
Berdasarkan informasi, gerakan tanah baru diketahui pada Minggu (5/1) petang. Saat ini yang terdampak pergerakan tanah yakni lahan sawah seluas 35-50 meter persegi dengan lebar rekahan tanah mencapai 25-30 meter. BPBD setempat sudah berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi untuk mengkaji pergerakan tanah. Hasilnya masih harus menunggu sebagai bahan rekomendasi perlu atau tidaknya dilakukan relokasi. (OL-3)
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
Warga menyambut bantuan itu dengan rasa syukur, mengingat kondisi permukiman mereka mengalami kerusakan cukup parah akibat pergerakan tanah yang terjadi beberapa hari terakhir.
Desa Bener dan Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah mengalami pergerakan tanah. Totalnya, 75 rumah terdampak.
INTENSITAS hujan tinggi menyebabkan pergerakan tanah yang melanda di Kampung Gunung Gagak, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, meluas.
SEBANYAK 353 warga di sejumlah dusun di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpaksa mengungsi akibat rumah mereka mengalami kerusakan.
BENCANA tanah bergerak terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kali ini, menimpa Desa Mendala, Kecamatan Sirampog. Akibat kejadian ini ratusan rumah rusak berat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved