Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir akibat luapan aliran Sungai Musi terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Minggu (8/12/2019). Penyebabnya hujan deras disertai angin kencang yang melanda daerah tersebut sejak Sabtu hingga Minggu.
Adapun daerah terdampak banjir yakni di Desa Talang Padang, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) yang membuat puluhan rumah terendam banjir. Banjir juga menyebabkan jembatan penghubung desa putus. Hal serupa juga terjadi di Desa Niur, Kecamatan Muara Pinang, yang menyebabkan jembatan penghubung desa ambruk.
Banjir juga terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi. Sejumlah desa terdampak, diantaranya Desa Baturaja Baru, Baturaja Lama dan Kota Gading. Ketiga desa ini terdampak bencana banjir dari luapan Sungai Musi.
Diperkirakan puluhan rumah terendam dan akses jalan dari Desa Baturaja menuju Desa Sugiwaras terputus karena air merendam jalan hingga ketinggian satu meter lebih. Akibatnya, warga dari Desa Sugiwaras harus memutar melewati jalan lain untuk keluar masuk desa atau menunggu banjir surut.
Kepala BPBD Kabupaten Empat Lawang, Kuswinarto menjelaskan kejadian seperti ini hampir setiap tahun atau saat puncak musim hujan.
"Seluruh petugas BPBD sudah dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak bencana alam. Serta merekap lokasi mana saja yang terkena dampak. Untuk sementara kejadian bancana ini di Paiker, Desa Terusan Lama jembatan gantung rusak, di Desa Baturaja, Desa Niur, dan Pendopo juga banjir," kata Kuswinarto, Senin (9/12/2019).
baca juga: Mantan Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka
Ia mengatakan, saat ini para petugas masih berada di lokasi dan mendata lokasi mana saja yang terkena dampak bencana alam. Kabid Penanganan Bencana BPBD Sumsel, Ansori menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait adanya bencana banjir dan longsor di Empat Lawang. (OL-3)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved