Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGUATAN industri sistem pertahanan nasional harus ditingkatkan lagi. Hal ini penting demi menghadapi tantangan dan situasi global sekarang yang akan jauh lebih berat lagi. Hal ini diungkapkan anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai NasDem, Muhammad Farhan, di Bandung, Kamis (28/11/2019). Dia menjelaskan, saat ini kemampuan pertahanan kita belum baik karena masih berada pada skala minimum.
"Secara kekuatan fisik kita belum mencapai daya militer minimum. Kita baru 70% dari militer minimum," katanya.
Dari sisi jumlah personel militer, Indonesia memang berada di peringkat kelima terbesar di dunia.
"Tapi kekuatan pertahanannya, kita di peringkat 100," katanya.
Hal ini menjadi tugas besar yang harus segera dibenahi pemerintah terutama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
"Ini pekerjaan besar dari Menhan," katanya.
Oleh karena itu, Farhan mendorong ditingkatkannya penggunaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) buatan dalam negeri. Saat ini, menurutnya 60% persenjataan Indonesia masih impor. Selain agar bisa menambah kekuatan fisik dalam jumlah yang besar, penggunaan produk lokal inipun merupakan amanat Undang-Undang Pertahanan.
"Ada amanat Undang-Undang Pertahanan, alutsista harus diutamakan produksi pertahanan Indonesia, dalam negeri," katanya.
baca juga: Kawasan Perumahan Harus Ada Lubang Biopori
Terlebih, menurutnya industri sistem pertahanan lokal sudah sangat baik dan juga dipercaya oleh luar negeri. Beberapa nama BUMN seperti PT Pindad, PT LEN, dan PT INTI sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi alutsista yang dibutuhkan militer.
"Itu bisa digunakan. Dan hampir semua industri pertahanan strategis ada di Bandung," katanya. (OL-3)
Sebanyak 133.000 personel TNI dan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) akan dikerahkan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas
TNI menggelar gladi bersih persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (3/10).
Ketiadaan buku putih berpotensi merusak kepercayaan negara lain yang selama ini dibangun melalui transparansi sektor pertahanan.
Modernisasi alutsista, mempercepat peremajaan kapal perang, kapal selam, dan sistem senjata untuk menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan menjadi sorotan.
Fregat Merah Putih (MPF140) dibangun berdasarkan pesanan Kementerian Pertahanan RI dan diklaim sebagai salah satu dari empat fregat jenis Arrowhead 140 tercanggih
KEKUATAN militer dan pertahanan yang tangguh menjadi kunci untuk menjaga kedaulatan negara di tengah rivalitas antarnegara dan geopolitik global yang semakin tidak stabil.
Pemerintah Inggris dikritik lantaran bergerak dalam kecepatan lambat terkait pertahanan domestik,
EDGE, perusahaan di bidang pertahanan asal Uni Emirat Arab, secara resmi menandatangani kerja sama strategis dengan Republikorp.
KOLABORASI lintas sektor kesehatan dan pertahanan menjadi sorotan dalam pembukaan The 2nd International Military Medicine Symposium & Workshop (Imedic 2025) yang digelar di Jakarta.
Kinerja sektor pertahanan selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo dinilai berhasil memperkuat kemandirian industri strategis nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan.
tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan arah kebijakan pertahanan yang perlu mendapat perhatian serius.
Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai berhasil menunjukkan kemajuan signifikan di sektor pertahanan. Kebijakan pertahanan nasional dinilai lebih terarah dan modern
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved