Selasa 26 November 2019, 01:40 WIB

Rekam Jejak Lebih Penting daripada KTP

MI | Nusantara
Rekam Jejak Lebih Penting daripada KTP

MI/Agus Utantoro
Perkumpulan Masyarakat Kulonprogo Gerbang Bintang Selatan menolak wakil bupati yang berasal dari luar Kulonprogo

 

SEJUMLAH warga yang mengatasnamakan Perkumpulan Masyarakat Kulonprogo Gerbang Bintang Selatan menolak wakil bupati yang berasal dari luar Kulonprogo. Menurut mereka wakil bupati yang akan menggantikan Sutedjo harus orang yang ber-KTP Kabupaten Kulonprogo.

Atas penyataan itu, dosen Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Arie Sujito mengatakan, KTP yang menginformasikan tentang tanggal dan tempat lahir, alamat, dan sebagainya, tidak menjadi syarat untuk pencalonan. “Debat soal KTP tidak relevan,” katanya.

Masyarakat, lanjutnya, seharusnya melakukan pelacakan rekam jejak reputasi dan bagaimana komitmen calon selama ini kepada masyarakat Kulonprogo.

Menurut Arie, calon wakil bupati yang harus diajukan adalah yang bisa bekerja sama dan mendukung bupati dalam menjalankan tugas dan agenda strategis. “Tidak kalah pentingnya adalah memiliki track record yang baik, serta komitmen pada rakyat sebagaimana kehendak dahulu, saat mengajukan pasangan Hasto-Tedjo (Bupati Hasto Wardoyo dan wakil Bupati Soetedjo),”  ujarnya.  

Jabatan wakil bupati Kulonprogo kosong setelah Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mundur karena mendapat tugas sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).Selanjutnya Wakil Bupati Sutedjo dilantik sebagai Bupati Kulonprogo melanjutkan masa jabatan Hasto Wardoyo.

Sebelumnya Ketua Gerbang Bintang Selatan Minarta Gendut mengatakan, partai pengusung pasangan Hasto Wardoyo-Sutedjo adalah PDIP, PAN, Partai Golkar, PKS, Partai NasDem, dan PPP.
“Partai-partai itulah  yang kemudian berhak menentukan siapa yang akan diajukan menjadi wakil bupati,” katanya, Jumat (22/11).

Untuk mengisi jabatan wakil bupati, ujarnya, partai-partai pengusung kemudian melakukan penjaringan dan masuk delapan nama. Tetapi, hanya lima yang ber-KTP Kulonprogo, sedangkan tiga lainnya dari luar Kabupaten Kulonprogo.

Lima orang dengan KTP Kulomprogo adalah Sumanta, Fajar Gegana, H Bambang Ratmaka, Anton Supriyono, dan Eko Susanto. Tiga lainnya yang tidak ber-KTP Kulonprogo ialah Agus Langgeng Basuki, Yoeke Indra Laksana dan Fidelis Diponegoro. Ia meminta nama yang diajukan ke DPRD untuk ditetapkan sebagai wakil bupati menggantikan Sutedjo adalah yang ber-KTP Kulonprogo.

Selain itu, Gerbang Bintang Selatan berharap dalam  menetapkan nama yang akan diajukan ke DPRD mengedepankan kepentingan dan kemaslahatan
masyarakat Kulonprogo, menjunjung etika politik, hukum, dan keberdaban. (AU/N-1)

Baca Juga

MI/Ramdani

Taufiq-Supriadi Jaga Kotim dari Narkoba

👤MI 🕔Selasa 01 Desember 2020, 01:20 WIB
NARKOBA menjadi keprihatinan tersendiri bagi Tauqik...
ANTARA

Aktivitas Merapi semakin Meningkat

👤Ardi Teristi 🕔Selasa 01 Desember 2020, 01:00 WIB
ERUPSI Gunung Merapi sudah...
ANTARA/Maulana Surya

Istri Bupati Demak Meninggal akibat Covid-19

👤Akhmad Safuan 🕔Senin 30 November 2020, 23:46 WIB
Almarhum Suntari terkena covid-19 diduga akibat tertular suaminya yang sebelumnya juga sudah positif korona tapi sudah sembuh dan dapat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya