Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) ingatkan masyarakat untuk waspadai angin kencang dan puting beliung di awal musim penghujan.
Apalagi pekan lalu sempat terjadi angin kencang yang menerjang 12 desa yang tersebar di enam kecamatan.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Ariono Poerwanto mengatakan, kalau pihaknya telah berkoordinasi dengan kecamatan dan desa untuk mewaspadai awal musim penghujan. Sebab, berdasarkan prakiraan dari BMKG, awal musim penghujan ada potensi angin kencang atau puting beliung dan petir.
''Kami mengimbau kepada masyarakat agar mencermati pepohonan yang kemungkinan dekat dengan rumah atau merampingkan ranting sebagai salah satu antisipasi jika terjadi angin kencang,'' jelas Ariono, hari ini.
Dikatakan oleh Ariono, angin kencang perlu diwaspadai di seluruh kecamatan yang ada di Banyumas.
''Kalau kemarin kan sempat terjadi angin puting beliung di enam kecamatan seperti Kembaran, Patikraja, Cilongok, Sumbang, Karamglewas, dan Purwokerto Selatan, namun ke depan kecamatan lain juga harus waspada. Sebab, potensi angin kencang dan angin puting beliung bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,'' katanya.
Selain itu, kata Ariono, BPBD Banyumas juga mengantisipasi meningkatnya intensitas hujan yang diperkirakan terjadi pada November ini. Sebab, di Banyumas juga ada wilayah-wilayah rawan bencana longsor maupoun banjir.
''Memasuki musim penghujan, perlu diingatkan kepada warga untuk waspada terhadap kemungkinan bencana,'' tambahnya. (Ol-11)
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak longsor Bandung Barat.
Peristiwa longsor Bandung Barat tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar lokasi longsor Bandung Barat, kejadian itu diawali suara gemuruh keras.
HINGGA Sabtu, (24/1) siang, sebanyak 82 orang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa longsor di Kampung Pasir Kuning, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved