Selasa 12 November 2019, 22:11 WIB

UBL Ikut Suksekan Citarum Bestari Lewat KKN Citarum Harum

mediaindonesia.com | Nusantara
UBL Ikut Suksekan Citarum Bestari Lewat KKN Citarum Harum

Dok. Universitas Budi Luhur
KKn Citarum Harum dari UBL

 

PROGRAM revitalisasi Sungai Citarum lewat Gerakan Citarum Bersih, Sehatn, Indah, dan Lestari (Bestari) mendapat dukungan luas dari elemen masyarakat. Tak terkecuali Universitas Budi Luhur yang meluncurkan program kuliah kerja nyata (KKN) tematik bertajuk Citarum Harum.

Lewat Citarum Harum, mahasiswa UBL terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat di sekitar DAS Citarum. Tujuan Citarum Harum zelain meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sana, juga agar memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan diri mahasiswa.

Pengajar di UBL Wiwin Windihastuty mengatakan, mahasiswa KKN tematik Citarum Harum  turut serta dalam program maupun upaya yang berorientasi kepada lingkungan. Sejumlah kegiatan yang dicanangkan, salah satunya  adalah program edukasi dalam pengelolaan sampah.

"Program ini dilaksanakan ditengah masyarakat Desa Jelegong terutama RW 01 dengan mengundang Nara sumber yang ahli dibidangnya. Edukasi yang bertema 3R (reduce, reuse, recycle) bertujuan untuk membantu mengedukasi masyarakat untuk ramah terhadap lingkungan dan sampah," kata Wiwin dalam keterangan tertulisnya.

Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan mengenai bagaimana cara memisahkan sampah organik dan sampah anorganik. Kemudian cara menangani kedua sampah tersebut dan tidak lupa bahaya-bahaya yang ditimbulkan oleh sampah yang tidak dikelola dengan baik.

Baca juga : Universitas Budi Luhur Wisuda 1.759 Mahasiswa Semester Genap

"Sampah jangan dibakar atau dibuang ke kali, tetapi perlakukanlah dengan baik, maka akan menjadi manfaaat. Kalau dibuang begitu saja, misalnya ke sungai ataupun tempat lainnya secara sembarangan, maka akan mengakibatkan kerusakan dan dapat menjadi bencana," ujar Samsinar yang jadi narasumber..

Pada kesempatan tersebut dijelaskan dan disarankan agar pemilahan sampah dikelompokan  kedalam 2 kolompok, yaitu sampah organik dan sampah non organik. Dijelaskan pula secara teori cara megolah sampah organik beserta kegunaan dan manfaatnya, dalam kesempatan yang sama dijelaskan cara pengolahan sampah non organik menjadi barang yang mempunyai nilai jual yang cukup tinggi.

"Tujuan dari sosialisasi ini adalah demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat di DAS Citarum. Lingkungan Citarum yang bersih dan sehat dapat menunjang kesehatan dan akan mendatangkan kenyamanan bagi penghuninya," tutur Samsinar

Ia menjelaskan, pengetahuan masyarakat tentang lingkungan yang bersih dan dapat menunjang kesehatan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

"Harapan bahwa dengan adanya kegiatan ini, dapat terjadi perubahan aspek perilaku dari masyarakat terkait dengan kesadaran untuk mengolah sampah dapat dimulai dari lingkungan keluarga, yang tentunya akan berdampak terhadap lingkungan yang bersih. Lingkungan yang bersih akan berdampak pada kesehatan yang baik," pungkasnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

Dok. Pribadi

KPU Serdang Bedagai Diminta Patuhi Putusan PTTUN Medan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 November 2020, 13:25 WIB
PENGADILAN Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan telah mengabulkan gugatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai, Darma...
DOK BJB

Bjb Sekuritas dari bank bjb, Perusahaan Efek Daerah Pertama di RI

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 November 2020, 12:56 WIB
Kepastian pendirian bjb Sekuritas ini diperoleh setelah bank bjb menerbitkan akta pendirian PT BJB Sekuritas Jawa...
Humas Kemendagri

Jabar Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 November 2020, 12:54 WIB
Jabar juga meraih penghargaan untuk  'Top 21 Inovasi Pelayanan Publik Penanganan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya