Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Klaten Sri Mulyani meluncurkan padi Rojolele Srinar dan Srinuk di lahan persawahan padi Rojolele, Desa Gempol, Kecamatan Karanganom, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (22/10). Dalam peluncuran padi Rojolele Srinar dan Srinuk, Bupati Klaten sekaligus melakukan panen padi Rojolele dan membuka festival ritual sego wiwit Rojolele di lahan persawahan tersebut.
Peluncuran (launching) padi Rojolele Srinar dan Srinuk, panen padi Rojolele, dan festival ritual sego wiwit Rojolele dihadiri pejabat Kementerian Pertanian, Kemenristekdikti, dan Batan RI.Kepala Bappeda Klaten, Sunarna, melaporkan padi Rojolele Srinar dan Srinuk diluncurkan setelah lolos sidang pelepasan varietas yang dipimpin oleh Bupati Klaten, 27 Juni 2019.
Dijelaskannya, nama Srinar diambil dari kata Sri (Dewi Padi) dan potongan dari kata Bersinar yang menjadi sloga Klaten.
"Jadi, Bersinar dapat diartikan juga Beras Sehat Inovasi Radiasi. Sedangkan padi Srinuk, diambil dari kata Sri atau Dewi Padi. Dan kata Inuk berarti enak sekali, atau dapat diartikan juga sebagai singkatan Inovasi Nuklir Klaten," paparnya.
Bupati Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, bahwa Srinar dan Srinuk adalah inovasi nyata dari Klaten, yang telah berhasil menjadikan inovasi sebagai prioritas dalam pembangunan. Panen dan peluncuran padi Rojolele Srinar dan Srinuk, adalah hasil kerja keras sejak penelitian yang dirintis enam tahun lalu oleh Bupati Sunarna dan Litbang Bappeda dengan Batan RI.
Padi Rojolele Srinar dan Srinuk, menurut Sri Mulyani, merupakan padi jenis premium yang memiliki keunggulan baik rasa maupun aroma. Ini adalah karya dan inovasi nyata dari Klaten.
baca juga: Pipa Minyak Pertamina di Cimahi Meledak
"Kami minta sektor pertanian ini harus dikembangkan menjadi alat rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama. Dan, hasil inovasi ini harus dilanjutkan di masa datang," pungkasnya. (OL-3)
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved