Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM menyambut Hari Santri Nasional melalui program koin NU, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Blora menyalurkan bantuan air bersih ke desa terdampak kekeringan.
Saat ini ada 146 desa di 14 kecamatan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah dilanda kekeringan. Pemkab Blora melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora telah menyiapkan 1.000 tangki air bersih dan 800 tangki di antaranya telah disalurkan. Namun ancaman kesulitan air bersih masih mendera karena kemarau diprediksikan masih akan panjang di daerah ini.
Melihat kondisi tersebut, Lazisnu Kabupaten Blora melalui program koin NU dan rangkaian perayaan Hari Santri Nasional menyalurkan pulihan tangki air bersih untuk warga terdampak kekeringan.
"Target kami menyalurkan 100 tanki air bersih kepada warga. Saat ini 74 tanki telah terdistribusi ke desa-desa terdampak," kata Ketua Lazisnu Blora Agus Salim.
baca juga: Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas Pembangunan Awal Ibu Kota Baru
Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Blora Sunanto memprediksi musim kemarau akan berlangsung hingga November.
"Kita siapkan 1.000 tangki air bersih untuk bantuan ke warga yang terlanda dan 800 tangki di antaranya sudah kita salurkan ke ratusan desa setiap hari," kata Sunanto. (OL-3)
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved