Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BULOG Divisi Regional (Divre) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelontorkan ratusan ton beras ke pasar untuk menekan harga beras yang mulai merangkak naik.
Kepala Bulog Divre NTT, Eko Pranoto, mengatakan, operasi pasar (OP) beras tersebut digelar di seluruh wilayah NTT, melibatkan seluruh kantor cabang bulog di kabupaten. Kegiatan itu dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga (KPSH). Kegiatan itu akan berlangsung sampai akhir Desember 2019.
"Kami melakukan penjualan beras secara masif karena harga beras di pasar mulai merangkak naik," kata Eko Pranoto kepada wartawan seusai melepas tim penjualan KPSH, Selasa (24/9).
Bulog menjual beras premium seharga Rp9.500 per kilogram (kg) atau jauh di bawah harga eceran tertinggi (HET) di pasar sebesar Rp9.950 per kg. Sedangkan beras kualitas premium dijual Rp9.600 per kg, juga jauh di bawah HET sebesar Rp13.300 per kg.
Baca juga: Bantuan Air Bersih belum Merata
Saat ini, stok beras yang tersebar di gudang Bulog di daerah itu melimpah atau mencapai 43.000 ton. Stok beras melimpah karena pemerintah menghentikan penyaluran beras kepada penerima bantuan sosial beras sejahtera (bansos rastra) yang selama ini ditangani Bulog.
Selanjutnya digantikan dengan bantuan pangan non-tunai (BPNT) yang penjualan beras diserahkan kepada mekanisme pasar, melibatkan pihak swasta. Akan tetapi harga beras di pasar tidak diatur, sehingga Kementerian Sosial minta bulog ikut terlibat sebagai penyedia BPNT.
Namun dalam perjalanan, menurut dia, Bulog belum maksimal menyalurkan beras lewat program BPNT tersebut. Dia mencontohkan selama September 2019, realisasi penyaluran beras di daerah itu baru mencapai 271 ton dari target 362 ton.
Secara nasional, penyaluran beras BPNT juga merosot, yakni baru mencapai 300 ribu ton dari target 700 ribu ton. Karena itu, tambah Eko, Bulog mengajak dinas sosial dan perbankan agar bersama-sama memaksimalkan penjualan beras bulog ke masyarakat. (OL-1)
Warga membeli berbagai kebutuhan pokok saat operasi pasar di Kota Kediri, Jawa Timur.
Operasi pasar ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya menjelang hari raya
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara memerketat pengawasan harga dan menggencarkan operasi pasar menjelang Idulfitri 2026.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved