Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda menyatakan jika gempa susulan yang terjadi di 56 kilometer barat laut Kabupaten Tuban, Jawa Timur dengan kedalaman 648 kilometer, mencapai kekuatan 6,0 magnitudo atau meningkat dari sebelumnya 5,6 magnitudo.
Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, di Sidoarjo Jawa Timur, Kamis (19/9), mengatakan, gempa itu dirasakan sampai wilayah Madura, Malang, Denpasar (Bali), Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa, dan Bima di Nusa Tenggara Barat.
"Selain itu juga dirasakan di Cilacap, Purworejo, Jawa Tengah, Yogyakarta, Lumajang, Tuban, Trenggalek, Surabaya, dan juga Bandung, Jawa Barar," katanya.
Ia menjelaskan, ada kecenderungan gempa susulan akan terjadi setelah gempa utama dan tidak begitu terasa.
Baca juga: Pencarian Pesawat Hilang Kontak di Mimika-Ilaga Dilanjutkan Besok
"Termasuk gempa kali ini tidak menimbulkan tsunami," katanya.
Ia menyatakan, gempa pertama berkekuatan 5,6 magnitudo sekitar pukul 14.06 WIB di posisi 6.40 lintang selatan, 111,84 bujur timur di kedalaman 656 kilometer.
"Gempa susulan kekuatannya meningkat menjadi 6,0 magnitudo dan terjadi sekitar pukul 14.31 WIB dengan posisi 6.43 lintang selatan dan 111,82 bujur timur di kedalaman 648 kilometer," katanya.
"Kami terus mengonfirmasikan kepada masyarakat terkait dengan informasi gempa ini, melalui saluran yang ada, termasuk di grup percakapan WhatsApp," demikian Teguh. (OL-1)
Kantor Kemenag Jatim menggelar Rukyatul Hilal awal Ramadan 2026 menjelang sidang isbat awal puasa yang digelar Selasa (17/2), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H di 21 titik lokasi di Jawa Timur
Pada 2025, Jawa Timur mencatatkan skor kinerja pelayanan publik terbaik nasional dengan angka 4,75 dari skala 5.
KPK juga terus meminta media untuk memberitakan kasus korupsi, agar pejabat takut apabila ingin memakan uang rakyat.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa angka ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro.
Keberkahan Jawa Timur akan terwujud apabila seluruh masyarakat dapat menjalankan ajaran agama dan kepercayaannya masing-masing dengan sebaik-baiknya.
Selain fokus pada kemacetan, faktor keselamatan pengemudi juga menjadi prioritas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved