Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pamong Praja Harus Mengutaman Kepentingan Negara

Bayu Anggoro
06/8/2019 11:30
Pamong Praja Harus Mengutaman Kepentingan Negara
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan penghargaan kepada dua lulusan terbaik pamong praja di kampus IPDN Jatinangor, Selasa (6/8).(MI/Bayu Anggoro )

WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengingatkan para lulusan agar memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat dan negara. Hal itu disampaikan Wapres saat melantik 744 pamong praja muda di kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (6/8). Para lulusan institut pemerintah ini berasal dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang telah menempuh pendidikan selama empat tahun.

"Harus amanah dalam menjalankan tugas," tegas Wapres.

Menurut Jusuf Kalla, salah satu yang harus selalu digarisbawahi adalah mengedepankan kepentingan negara dibanding daerah dalam menjalankan tugas. Sebagai pamong praja yang telah disumpah untuk siap ditugaskan di manapun, para abdi negara ini jangan membawa kepentingan daerah asal dalam bertugas.

"Jangan mementingkan daerah masing-masing, tapi kepentingan bangsa harus dikedepankan. Karena itulah Anda tidak ditugaskan di daerah asal, tapi di daerah lain," katanya.

Oleh karena itu, Wakil Presiden meminta para pamong praja muda ini lebih mengenal dan memahami karakter dan kultur di daerah penempatan tugas. Terlebih, menurutnya saat ini dinamika kehidupan masyarakat terus berkembang seiring era revolusi industri 4.0.

"Masyarakat kini lebih terbuka, lebih muda menerima informasi, jadi kebutuhannya berkembang. Sekarang tugas anda beragam, di wilayah-wilayah yang belum tentu anda kenal," katanya.

Dalam memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat, menurut Wakil Presiden yang paling penting adalah memudahkan segala urusan birokrasi selama sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.

"Birokrasi yang baik, cepat, jangan dipersulit, berbelit-belit, dan harus mendorong kemajuan. Menata APBN, APBD agar fokus mengenai sasaran," kata Wapres seraya menyebut pamong praja pun harus menjadi perekat bangsa dan negara.

Di tempat yang sama, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut pamong praja IPDN angkatan 26 ini terdiri dari 479 putra dan 265 putri. Nantinya, mereka akan ditempatkan di daerah lain dengan masa tugas setidaknya dua tahun.

"Dengan sistem cross province, khususnya di daerah perbatasan untuk menghadirkan pemerintahan yang profesional, dekat dengan masyarakat, berdedikasi, dan memiliki tanggungjawab yang tinggi."

Wapres optimistis mereka mampu menghadirkan birokrasi yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain telah ditempa pendidikan selama empat tahun, menurutnya para pamong praja muda ini telah mengikuti pekan integrasi dan perjuangan bersama taruna TNI dan polisi. Termasuk pelatihan mental, disiplin, setia kepada Pancasila, memerangi narkoba dan korupsi.

baca juga: Pantauan Satelit Ditemukan 12 Titik Panas di Babel

Dalam kesempatan itu, Wapres Jusuf Kalla menyematkan lencana dan memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik yakni Sarto Sirinden dari Sulawesi Tengah dan Alexander Lendy Nikolas dari Jawa Barat. (OL-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya