Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Sidang Hak Angket Panggil Adik Wagub Sulsel

Lina Herlina
15/7/2019 15:34
Sidang Hak Angket Panggil Adik Wagub Sulsel
Kepala Bapenda Sulsel Sumardin Sulaiman saat diperiksa Panitia Khusus Hak Angket DPRD Sulsel, Senin (15/7).(Istimewa )

KEPALA Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sumardin Sulaiman, yang tidak lain adalah kakak kandung  Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman diperiksa Panitia Khusus Hak Angket DPRD Sulsel, Senin (15/7). Pada sidang yang digelar di ruang sidang DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo tersebut mencuat isu dugaan telah terjadi Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), dalam proses lelang jabatan pejabat tinggi pratama yang dilakukan Pemprov Sulsel.

Sumardin Sulaiman dinilai mendapatkan posisinya saat ini, karena ia adalah kakak kandung Andi Sudirman Sulaiman, meski ada proses lelang jabatan.

Sumardin pun mengklarifikasinya dengan mengatakan jika dirinya sebelumnya menjabat sebagai Kadis Perindustrian di Kabupaten Bone, Sulsel itu, telah mengikuti semua prosedur dan tahapan lelang jabatan di Pemprov Sulsel.

"Saya hanya melalui prosedur, bukan cuman di provinsi, karena kami 12 bersaudara pak. Semuanya kalau begitu KKN semua. Kami berkerja dengan baik sesuai dengan anturan," kilah Sumardin.

Sumardin juga menjelaskan, sebelum menjadi Kepala Bapenda Sulsel, ia merupakan seorang pekerja keras yang selalu terjun langsung ke lapangan. Sebelumnya, dengan dukungan 60 angota dewan DPRD Sulsel meloloskan penggunaan hak angket kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

baca juga: Polisi Pastikan Tersangka Mutilasi Dijerat Hukuman Mati

Hak angket mencuat lantaran terjadi kontroversi surat keputusan (SK) Wagub Sulsel tentang pelantikan 193 pejabat eselon 3 dan 4 di lingkup Pemprov Sulsel, lalu manajemen PNS, dan dugaan KKN termasuk pelaksanaan APBD Sulsel tahun 2019 yang serapannya sangat rendah. (OL-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya