Senin 15 Juli 2019, 13:05 WIB

Sekolah di Lamongan Terapkan Pembelajaran Anti Korupsi

Ahmad Yakub | Nusantara
Sekolah di Lamongan Terapkan Pembelajaran Anti Korupsi

MI/M Yakub
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menyatakan sekolah di wilayahnya siap menerapkan pembelajaran antikorupsi pada kurikulum  tahun ajaran 2019/2020 ini. Sementara pencanangannya secara resmi sudah dilakukan Bupati Fadeli pada 2 Mei lalu saat peringatan Hari Pendidikan Nasional. Bahkan, buku teks sebagai perangkat pembelajaran juga sudah didistribusikan ke sekolah-sekolah oleh Dinas Pendidikan setempat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Fadeli seusai melakukan sidak pada  hari pertama masuk sekolah, Senin (15/7) pagi. Bupati Fadeli bersama Inspektur pada Inspektorat, Agus Suyanto dan Kepala Dinas Pendidikan Adi Suwito melihat kesiapan sekolah dalam penerapan pembelajaran anti korupsi tersebut.

Seperti saat sidak di SMPN 1 Lamongan, buku penunjangnya sudah siap digunakan.

"Pendidikan anti korupsi ini sebenarnya secara resmi sudah kami canangkan 2 Mei lalu melalui Peraturan Bupati nomor 18 tahun 2019 tentang Pendidikan anti korupsi. Kalau ada daerah lain yang baru mau memulai, kami sudah mengaplikasikannya di sekolah," ungkap Fadeli saat di SMPN 1 Lamongan.

Fadeli menjelaskan, materi pembelajaran anti korupsi ini dimasukkan sebagai insersi implementasi dalam seluruh mata pelajaran, mulai TK, SD, dan SMP. Untuk SMP, mata pelajaran yang memasukkan nilai-nilai pembelajaran anti korupsi adalah Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Ilmu Pengetahuan Sosial, Ilmu Pengetahuan Alam, Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

"Ini penting sebagai bagian dari upaya kami untuk membentuk karakter unggul generasi muda penerus bangsa," tambahnya.

Dia berharap orang tua tetap mengambil peran dalam pendidikan karakter anak. Karena itu dia memberi dispensasi kepada pegawai Pemkab Lamongan untuk hadir terlambat, khusus di hari pertama anaknya masuk sekolah.

"Agar orang tua juga paham dengan lingkungan sekolah. Paham dengan adanya pembelajaran nilai-nilai anti korupsi seperti ini," tambahnya.

baca juga: Hari Pertama Sekolah, Orangtua Khawatir Anak Diculik

Ada sembilan nilai-nilai anti korupsi yang dimasukkan dalam mata pelajaran. Yakni kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, keberanian dan keadilan. Guru dan siswa juga akan lebih mudah mempelajari nilai-nilai tersebut. Karena di setiap bukunya, ditandai dengan font berwarna merah.

Seperti di buku mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti SMP kelas IX semester gasal. Salah satu yang harus diajarkan kepada siswa adalah agar bersikap dan berperilaku jujur kepada siapapun, karena menyadari akan tanggung jawabnya kelak di hadapan Allah pada hari akhir.(OL-3)

 

Baca Juga

Ist

Pameran Pengadaan Barang Jasa Skala Nasional Digelar di Yogyakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 08:46 WIB
Direktur Utama Feraco, Moch. Ruslim menyebutkan animo dan antusiasme pengunjung meningkat dari tahun ke tahun, baik dari para peserta...
DOK.MI

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Angkutan BBM Ilegal Terbakar di Muba

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:45 WIB
Ketiganya ditangkap Satreskrim Polres Muba secara terpisah di rumah...
Dok. Mutuagung Lestari

Perluas Jasa Uji Kualitas Lingkungan, Mutuagung Lestari Resmikan Laboratorium di Pontianak

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:41 WIB
Saat ini, PT Mutuagung Lestari memiliki lima cabang laboratorium lingkungan yang berada di Samarinda, Pekanbaru, Pangkalan Bun, Medan dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya