Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 12 siswa SMK Karya Utama memberikan hadiah patung robot polisi kepada Polres Karawang, Jawa Barat. Patung yang dibuat dari bahan-bahan onderdil sepeda motor bekas itu sebagai hadiah dalam HUT ke 73 Bhayangkara.
Kepala Sekolah SMK Karya Utama Sudarto menuturkan, ide pembuatan itu muncul ketika dirinya berdiskusi dengan pihak komite dan Kasat Intel Polres Karawang serta sejumlah siswa-siswi SMK.
"Kami bilang, kami ingin memberikan persembahan di hari ulang tahun Bhayangkara nanti. Kemudian kami berdiskusi, dan muncul ide untuk membuat patung robot polisi," kata Sudarto kepada Media Indonesia dalam acara bakti sosial dan penyerahan bantuan di SMK Karya Utama, Senin (24/6).
Kemudian dirinya membentuk satu tim yang terdiri dari 12 siswa-siswi SMK yang didampingi guru las. Alat-alat onderdil motor bekas pun mereka kumpulkan dari sejumlah pengepul barang rongsok dan barang bekas di sekolah.
"Berat patung sendiri sampai 1 ton dengan tinggi sekitar 175 sentimeter. Kami buat sejak 16 Juni lalu dan saat ini sudah mencapai 90% serta akan selesai dalam waktu satu minggu lagi," katanya.
Konsepnya sederhana, patung robot polisi ini tengah berdiri tegap dengan menggendong anak kecil. "Ini terinspirasi polisi merupakan sebagai pelayan dari masyarakat," katanya.
SMK Karya Utama sendiri memiliki 107 murid. Mereka hanya memiliki tiga ruang kelas. Dan hanya ada satu jurusan yakni Tehnik Perawatan Mesin Industri.Â
Sekolah itu didirikan pada 1997 untuk anak-anak yatim piatu, anak jalanan, dan anak-anak kurang mampu yang putus sekolah.
Baca juga: Atraksi Polisi Cilik Buat Jokowi Kagum
Kapolres Karawang AKB Nuredy Irwansyah Putra mengaku sangat bangga dengan hadiah yang diberikan oleh SMK Karya Utama. Anak-anak kurang beruntung itu menunjukkan karya yang membanggakan.
"Kita harus apresiasi ini. Permata itu adanya di dalam laut dan tidak terlihat. Permata ini munculnya dari golongan mana saja, pendidikan ini merupakan milik segala generasi bangsa, mereka memiliki hak yang sama," katanya.
Ia berjanji patung robot polisi itu akan dipajang di sudut kota Karawang atau di Mapolres Karawang. "Saya akan usulkan ke bupati untuk dipasang di sudut Kota Karawang yang memiliki pos polisinya. Tetapi jika tidak, saya pastikan akan kami pasang di Mapolres Karawang. Ini penghargaan yang akan kami tunjukan untuk karya anak-anak SMK Karya Utama," pungkasnya. (X-15)
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved