Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
SETELAH dilantik oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (12/6) kemarin, di Istana Negara, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim disambut oleh para tokoh adat, staf ahli gubernur, Pj Bupati Lampung Selatan di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Kamis (12/6).
Penyambutan dibalut dengan upacara adat oleh Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) yang terdiri atas tokoh adat Bhuku Jadi, Way Kanan, Sungkai, Terbanggi, Gunung Sugih, Jabung, Melinting, Sukadana dan Sekampung Udik.
Baca juga: Blora segera Bangun Mal Pelayanan Publik
Arinal mengatakan akan menggandeng tokoh adat dalam pembangunan. Menurutnya, keragaman adat di Lampung merupakan modal pembangunan yang besar, jika dilibatkan dalam pembangunan khususnya membangun mental anak bangsa, maka akan lahir generasi yang memegang teguh nilai adat-istiadat.
"Keadatan kita sangat banyak, tidak sulit untuk menyatukan kalau kita ingin. Persoalan-persoalan tidak akan selesai hanya dengan gubernur. Saya janji keadatan kita akan jadi bagian dari pembangunan. Tokoh adat akan bersama saya tampil membinaan anak bangsa di desa," ujarnya. (OL-1)
Kampanye itu menjadi ajakan gotong royong membangun negeri melalui bangunan yang kokoh dan tahan lama demi masa depan Indonesia yang lebih kuat.
UNIVERSITAS Teknologi Bandung (UTB) menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar dengan mendorong dosen melanjutkan pendidikan dan kuliah ke luar negeri.
Dengan pembaruan pendidikan, tokoh terdidik seperti Soekarno dan Sutan Sjahrir lahir dan menjadi pelita bagi masyarakatnya.
Idrus menyampaikan bahwa Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, telah menginstruksikan seluruh kader partai untuk berada di barisan terdepan dalam mengawal program pemerintah.
Menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa, BUMD ini menanamkan pondasi bagi masa depan kota dan warganya.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved