Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menutup enam rute pelayaran, kemarin. Dengan demikian, total rute pelayaran yang tutup sementara akibat cuaca buruk bertambah menjadi delapan.
Pelayanan yang ditutup sementara, antara lain rute Kupang-Rote, Kupang-Sabu-Raijua, Kupang-Aimere, Aimere-Waingapu, dan Sabu Raijua-Waingapu. "Delapan rute tutup sementara, hanya rute Kupang-Larantuka yang diberangkatkan hari ini (kemarin)," kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Burhan Zahim, kepada Media Indonesia.
Pada Jumat (31/5), ASDP menutup rute pelayaran Kupang-Rote dan Kupang-Kalabahi, Kabupaten Alor. Namun, rute Kupang-Kalabahi kemudian dibuka pada Sabtu (1/5) sore, setelah tinggi gelombang di Selat Ombai yang memisahkan Kupang dan Alor berkurang dari 1,5 meter menjadi 1,25 meter, serta kecepatan angin berkurang dari 25 knot per jam menjadi 20 knot per jam.
Namun pada 2 Juni, tinggi gelombang di perairan itu naik lagi menjadi 1,5 meter dan kecepatan angin juga meningkat menjadi 25 knot per jam. Cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi menerjang perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Jumat (31/5).
Sesuai laporan BMKG, tinggi gelombang di perairan pada Minggu pagi berkisar antara 2-4 meter. Tinggi gelombang 2 meter terjadi di Selat Wetar. Di Selat Sape serta Selat Sumba, tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. Adapun di Laut Sawu hingga perairan selatan Kupang dan Pulau Rote serta Laut Timor selatan NTT, tinggi gelombang mencapai 4 meter.
Menurut BMKG, cuaca buruk yang melanda NTT dipicu kondisi udara di Australia, yakni berkisar 1.035 milibar (mb), sedangkan tekanan udara di wilayah NTT hanya 1.012 mb.
Semakin besar perbedaan tekanan udara tersebut, gradien tekanan akan semakin rapat sehingga menimbulkan dampak angin kencang. Selain itu, semakin kencang embusan angin akan memengaruhi kenaikan tinggi gelombang laut.
Menurut Burhan, ASDP menghentikan sementara pelayaran demi keselamatan pelayaran. Menurut rencana, pelayaran akan dibuka kembali setelah cuaca di perairan kembali normal. "Kami memperkirakan sampai 5 Juni pelayaran belum bisa dibuka kembali," ujarnya.
Burhan melanjutkan, pihaknya masih melakukan evaluasi bersama nakhoda dan syahbandar untuk merekayasa waktu pemberangkatan kapal selama cuaca buruk, terutama untuk rute Kupang tujuan Rote yang berjarak sekitar 40 mil.
Perairan Jateng
Sementara itu, Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di Samudra Hindia sebelah selatan Jateng dan Yogyakarta. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter sehingga tidak saja membahayakan pengunjung pantai, tetapi juga perahu dan kapal nelayan kecil.
Pengamat cuaca BMKG Cilacap Roosdiana Intan Azhari mengatakan, cuaca tidak kondusif yang ditandai gelombang tinggi antara 2,5-4 meter terjadi akibat adanya sirkulasi udara di Samudra Hindia barat Sumatra.
"Fenomena itu berdampak pada tingginya gelombang di sebelah selatan Jateng dan DIY, mulai Cilacap, Kebumen, Purworejo, hingga Yogyakarta. Kami mengimbau para pengunjung pantai untuk waspada jika bermain di tepi pantai karena gelombang berpotensi tinggi," kata Roosdiana, kemarin. (LD/N-3)
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
RATUSAN jaket pelampung disediakan oleh Pelindo selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal itu untuk menjamin keselamatan penumpang kapal laut.
Dua aset itu diserahkan dengan status hibah barang milik negara. Penyerahan kapal laut ini juga dibantu oleh Kejaksaan Negeri Bitung.
Masyarakat Jabodetabek cenderung memilih transportasi umum saat mudik. Sementara masyarakat di luar Jabodetabek lebih memilih kendaraan pribadi.
Tercatat jumlah penumpang kapal melewati pelabuhan Trisakti Banjarmasin, selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 periode 21 Maret-11 April sebanyak 26.717 orang.
Fenomena ini juga berdampak pada peningkatan penumpang kapal laut. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam memprediksi lonjakan 15% dibanding tahun sebelumnya,
Data PELNI mencatat, pada periode H-15 hingga H-9 Lebaran 2024, jumlah penumpang mencapai 106.234 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved