Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Bus Rapid Transit (BRT) kampus yang tengah dikembangkan oleh Institut Teknologi Sumatera (Itera) akan menjadi pilot project nasional pengembangan bus kampus di Indonesia. Untuk itu tahun ini Itera akan mendapatkan bantuan 10 unit bus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang akan dioperasikan sebagai BRT.
Bus yang pengoperasiannya dilengkapi dengan teknologi pendeteksi lokasi keberadaan bus dan menerapkan pembayaran secara elektronik ini, akan
menjadi angkutan umum bagi mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan Itera dari dan menuju kampus. Termasuk masyarakat umum di sekitar rute yang dilalui bus.
Dalam rapat perdana pembahasan BRT Itera yang digelar Selasa (7/5) lalu, perwakilan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Hadi Setyabudi P mengatakan BRT kampus yang dikembangkan Itera adalah hal baru di Indonesia. Sebab, selain menjadi moda transportasi yang digunakan oleh sivitas akademika Itera, bus yang akan melalui rute Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung ini diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi masyarakat di lingkungan kampus.
"Selama ini BRT yang ada sebatas menjadi BRT melayani trayek di wilayah perkotaan saja. Jika nanti berhasil maka Kemenhub akan mengembangkannya di kampus-kampus lain di Indonesia. Karena akan menjadi angkutan umum masyarakat. Perlu dibahas penentuan tarif bersama-sama pemerintah daerah, meski untuk warga kampus bisa disubsidi. Seperti bayar setengah harga, atau bahkan gratis," papar Hadi.
baca juga : Tiga Petahana Gagal Melaju ke Senayan
Rektor Itera Prof Ofyar Z Tamin menambahkan BRT Itera juga akan digunakan untuk mendukung kegiatan perkuliahan. Seperti saat para mahasiswa melakukan kuliah kerja lapangan atau kegiatan lainnya.
"Untuk itu kami akan terus melakukan koordinasi lanjutan dengan berbagai pihak, seperti dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Pemprov Lampung, Pemkot Bandar Lampung dan Pemkab Lampung Selatan untuk kelancaran pengoperasian BRT Itera," ujar Ofyar.
(OL-3)
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Setiap rencana pembangunan trotoar kini melalui proses negosiasi dan evaluasi yang ketat.
Menurut Arief, tingkat hunian gedung-gedung perkantoran grade AS sepanjang jalur MRT fase 1 mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan gedung-gedung di luar jalur MRT.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS Tap di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, pada Kamis (4/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved