Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Menggali Potensi Wisata Halal Tanah Air
Berdasarkan standar Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019, Indonesia
ditetapkan sebagai destinasi wisata halal (halal tourism) terbaik dunia
2019.
Hebatnya, Indonesia mengungguli 130 destinasi dari seluruh dunia ialah Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang menjadi rujukan wisata halal dunia. Lalu, bagaiamana dengan provinsi lain di Indonesia. Berikut provinsi lain yang memiliki potensi serupa.
WAKIL Gubernur Sumatra Utara, Musa Rajekshah, ditemui Yoseph Pancawan dari Media Indonesia, beberapa waktu lalu, terkait dengan kesiapan wisata halal, berikut petikannya.
Bagaimana potensi Sumut mengembangkan wisata halal?
Sumut berpotensi besar mengembangkan wisata halal karena mayoritas
wisatawan luar negeri yang datang berasal dari Malaysia dan Singapura,
jadi pasarnya ada.
Sumut juga sangat potensial mengembangkan wisata halal karena toleransi
antaragamanya tinggi dan kuliner khas daerah yang sangat beragam.
Kabupaten/kota mana saja yang diprioritaskan mengembangkan wisata halal?
Karena Danau Toba masuk dalam 10 destinasi wisata prioritas nasional, tujuh kabupaten yang daerahnya beririsan dengan kawasan Danau Toba akan lebih baik jadi yang terdepan dalam pengembangan wisata halal, yakni Simalungun, Samosir, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Tanah Karo, dan Dairi. Apalagi, wisatawan Malaysia dan Singapura bukan saja yang terbanyak mengunjungi Sumut, melainkan juga menjadi pengunjung terbanyak Danau Toba.
Apa konsep wisata halal yang ditawarkan?
Bersama dengan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sumut, kami menggagas objek wisata ramah muslim.
Baca Juga: Milenial di Sumut Mulai Investasi di Pasar Modal
Bagaimana upayanya?
Objek wisata ramah muslim nantinya akan dimulai dari tempat-tempat
makan dan pusat perbelanjaan yang dilengkapi dengan label halal hingga
tempat ibadah yang memadai.
Kami berharap ini akan membuat wisatawan, baik dari dalam maupun luar
negeri, khususnya yang beragama Islam, akan lebih nyaman saat mengunjungi kabupaten/kota di Sumut yang minoritas muslim.
Apa saja kendala yang dihadapi dan bagaimana solusinya?
Masih banyak tempat makan dan pusat perbelanjaan modern, seperti swalayan dan hotel yang belum dilengkapi tempat ibadah yang mudah dijangkau dan representatif.
Memang pusat perbelanjaan modern sudah menyediakan tempat ibadah, tetapi bergabung dengan lokasi parkir dan jauh. Terkadang juga ruangannya terlalu sempit.
Sertifikasi halal juga akan didorong. LPPOM MUI Sumut pernah menginformasikan, hotel bernuansa Islam di provinsi ini pun bahkan belum ada yang memiliki sertifikat halal. (N-2)
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved