Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH titik panas yang menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan di Riau menurun drastis pada Jumat (22/3) pagi. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sukisno, menyatakan hasil citra satelit Terra dan Aqua pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB menunjukan hanya ada 17 titik panas atau hotspot.
Jumlah itu sangat rendah dibandingkan kondisi selama tiga hari terakhir yang rata-rata jumlah titik panas pada waktu yang sama bisa lebih dari 100 titik. Sebanyak 17 titik panas yang terdeteksi satelit tersebar di Kabupaten Indragiri Hulu ada lima titik, kemudian di Rokan Hilir, Siak, dan Indragiri Hilir masing-masing tiga titik, Kepulauan Meranti dua titik, dan Pelalawan satu titik.
Dari jumlah tersebut, ada sembilan titik yang punya level confidence di atas 70% sehingga kuat merupakan titik api. Daerah paling banyak ada di Indragiri Hulu sebanyak empat titik, Rokan Hilir dan Siak masing-masing dua titik, dan Kepulauan Meranti satu titik.
Baca juga: BMKG Deteksi 97 Titik Panas Karhutla di Sumatera
Sementara itu, Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai yang selama ini paling sering terbakar nihil titik panas. Informasi dari Bengkalis menyatakan di daerah pesisir itu sudah mulai hujan sejak Kamis (21/3) yang membuat bara kebakaran lahan gambut, meredup.
Kebakaran hutan dan lahan masih jadi ancaman bagi Riau terutama di daerah pesisir. Asap kotor atau jerebut sempat mengganggu penerbangan di Bandara Pinang Kampai, Kota Dumai pada Kamis sehingga penerbangan pesawat Wings Air dibatalkan.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau yang terakhir dirilis menyebutkan, luas lahan terbakar sejak Januari sudah lebih dari 2 ribu hektare.
Riau sudah berstatus Siaga Darurat Karhutla sejak Februari hingga akhir Oktober 2019. Pemadaman dari darat, helikopter dan modifikasi cuaca untuk hujan buatan terus dilakukan. (OL-7)
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
Zulkifli menegaskan bahwa tim krisis Provinsi akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap daerah-daerah yang mulai terdampak kebakaran.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
HARIMAU Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) berusia remaja menuju dewasa dilaporkan muncul di sekitar pemukiman penduduk di RT.14/RW.14 Desa Benteng Hulu, Siak, Riau.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved