Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITMEN pemerintah untuk mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terus berkembang disambur Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dengan membentuk Forum UMKM Guyub Rukun Saklawase.
Forum itu untuk memaksimalkan peran UMKM di Brebes dalam mengelola sumber daya yang adai di Brebes, seperti di sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan kelautan.
Forum itu diresmikan Bupati Brebes Idza Priyanti di halaman Islamic Center Brebes, Minggu (3/3). Idza menyebut di Kabupaten Brebes 17.358 usaha mikro, 7.244 usaha kecil dan 636 usaha menengah.
"Paling besar usaha mikronya, sebesar 68,8 persen. Tentu saja masih ada pelaku usaha yang belum terdata dan belum tersentuh program pelatihan untuk kemajuan usaha mereka," beber Idza.
Idza menuturkan dengan dibentuknya forum UMKM Guyub Rukun Saklawase dapat mempermudah koordinasi dan pembinaan serta pemberdayaan terhadap UMKM. Sehingga bisa mengolah produk, kemasan dan pemasaran yang baik.
Baca juga : Tahun ini, Gojek Wirausaha Bidik 35 Ribu UMKM
"Forum ini juga untuk meningkatkan peran serta UMKM dalam kegiatan perekonomian dalam pembangunan daerah dan penciptaaan lapangan kerja yang nantinya besinergi dengan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan untuk memperkenalkan produk unggulan Brebes," kata Idza.
Forum tersebut, lanjut Idza juga dibentuk di tingkat Kecamatan yang disebut Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang
meliputi DPD selatan, tengah, barat dan utara.
"Saya sampaikan apresiasi kepada DPP Forum UMKM Guyub Rukun Saklawase yang telah berhasil mengumpulkan para pelaku usaha di setiap wilayah. Ini akan mempermudah koordinasi saat ada program pembinaan dari pemerintah untuk kemajuan usahanya," ucap Idza.
Dia berharap usaha mikro yang jumlahnya hampir mencapai 70% itu mampu naik kelas. Sehingga akan meningkatkan kesejahteraan dan menunjang perekonomian di Kabupaten Brebes.
"Sudah pasti akan meningkatkan IPM di Kabupaten Brebes," tandasnya.
Selain pelantikan, digelar juga bazar produk UMKM dari 17 kecamatan yang mencapai 1.000 item yang disajikan. Bazar digelar di Pasar Ahad Saporete yang berada di komppleks Islamic Center Brebes. (OL-8)
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
KAPOLDA Jawa Tengah (Jateng), Ribut Hari Wibowo, memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran 2026 di wilayahnya hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved