Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA penerima Kartu Sakti, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Jawa Tengah telah banyak merasakan manfaat untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak juga menerima pelayanan kesehatan.
Seperti diungkapkan Bambang, 40, warga Desa Tugu, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Kamis (28/2). Pembiayaan pendidikan tiga anaknya tidak lagi menyulitkan karena mengantongi KIP.
"Anak saya dari yang SMA hingga SD semua lancar, setiap tiga bulan mendapat kucuran bantuan pendidikan sehingga cukup untuk membeli buku, seragam, tas
sekolah, sepatu, bahkan untuk ongkos," kata Bambang.
Baca juga: Ma’ruf Yakin dengan Program 3 Kartu Sakti
Sebelum menerima KIP, ujar Bambang, meskipun tidak ada biaya uang sekolah setiap bulan karena menimba ilmu di sekolah negeri, namun hampir setiap hari, Bambang dipusingkan dengan kebutuhan anak-anak sekolah. "Saya hanya buruh bangunan jadi saat itu terasa berat hingga waktu itu istri terpaksa kerja jadi pekerja migran Indonesia," imbuhnya.
Dalam kesempatan berbeda, Ratna, 43, warga Bangetayu, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, adalah buruh reparasi. Dia mengaku terbantu membiayai sekolah dua anak yang duduk di bangku SLTA dengan program KIP.
"Setiap bulan saya tinggal mencari uang Peran Serta Masyarakat (PSM) Rp130 ribu per orang karena kebutuhan lain sudah dijamin dari dana yang didapat dari pemegang KIP," katanya.
Sumini,60, warga Desa Kranggan, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang mengaku menjalani masa tua dengan tenang setelah memegang KIS. Sebab, setelah memegang kartu sakti itu, dirinya tidak pernah dipungut biaya untuk berobat di Puskesmas maupun rumah sakit.
Sumini yang saat mudanya adalah buruh gendong di Pasar Projo Ambarawa mengaku di hari tuanya ini sudah sering sakit. "Saya sudah tidak bisa kerja lagi. Makan juga ikut anak. Jadi kalau sakit dengan kartu ini tidak lagi membenani anak yang hanya sebagai buruh," imbuhnya. (A-1)
STAF Khusus Wakil Presiden (Stafsus Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Tina Talisa mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3/2026).
POLDA Metro Jaya menegaskan bahwa status wajib lapor bagi Rismon Sianipar, tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ijazah Jokowi
Rismon telah mempublikasikan video permintaan maafnya lewat kanal YouTube Balige Academy.
Advokat Jahmada Girsang yang mendampingi Rismon Sianipar menyatakan bahwa pertemuan antara kliennya dengan Presiden ke-7 RI tersebut berlangsung dalam suasana persahabatan.
PAKAR telematika yang juga kasus dugaan ijazah palsu Jokowi atau Presiden RI ke-7, Joko Widodo Roy Suryo merespons permohonan restorative justice yang diajukan Resmon Sianipar
KOMISI Informasi Pusat mengabulkan sebagian permohonan sengketa informasi yang diajukan kelompok Bongkar Ijazah Jokowi terhadap UGM terkait ijazah Jokowi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved