Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Barisan Santri Ma'ruf Amin Dideklarasikan di Madura

Micom
17/2/2019 06:20
Barisan Santri Ma'ruf Amin Dideklarasikan di Madura
(Ist)

SEJUMLAH putra kiai atau yang biasa disebut Lora se-Madura mendeklarasikan Barisan Santri KH Ma'ruf Amin (Basma). Gerakan Basma diyakini dapat mendulang banyak suara untuk pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Hal itu diungkapkan salah satu pendiri Basma, yakni Lora Syamsudin. Menurut pria yang akrab disapa Ra Uud ini, setelah mendeklarasikan Basma, para Lora akan door to door warga, khususnya warga nahdliyin.

"Ya, setelah ini kami akan mendatangi rumah-rumah saudara kami (warga NU). Kami akan ajak mereka semya untuk memilih Kiai Ma'ruf pada 17 April mendatang," tandas Ra Uud dalam ajang silaturahim Lora se-Madura bersama Gus Syauqi (putra Kiai Ma'ruf Amin) di Sampang, Madura, Sabtu (16/2) malam.

Ra Uud meyakini, ajakan para putra kiai ini akan disambut oleh warga Madura. Pasalnya, mayoritas warga Madura adalah pengikut paham Aswaja.

"Ya, masak sih, orang NU diajak memilih orang NU (Kiai Ma'ruf Amin) tidak mau?" katanya.

Selain itu, pendeklarasian Basma diyakini menambah kekuatan mesin politik Jokowi-Amin dalam meraup suara di Pemilihan Umum Presiden 2019, 17 April mendatang. Sebelumnya, sejumlah kiai dan Lora se-Madura juga menyerukan warga NU di seluruh Madura memilih paslon 01.

Baca juga: Hadapi Pilpres Ribuan Nelayan Pantura Gelar Istigasah

"Kami yakin, gerakan ini membuat kubu sebelah khawatir. Mereka pasti pusing tujuh keliling saat ini," ujar Ra Uud.

Ia juga meyakini, pada Pilpres nanti, Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Sandiaga Uno akan kalah.

"Hasil Pilpres 2019 akan berbeda dengan Pilpres 2014. Kami meyakini Prabowo akan kalah," tandasnya.

Sementara itu, Gus Syauqi mengaku senang kiai dan Lora di Madura satu suara memenangkan Jokowi-Amin. Dukungan warga NU sangat dibutuhkan khususnya untuk Kiai Ma'ruf. Mengingat, tujuan mantan Rais Aam PBNU itu mencalonkan diri sebagai cawapres untuk kepentingan warga NU.

"Abah ngomong sendiri ke saya, kalau beliau menerima tawaran jadi capres bukan untuk dirinya sendiri. Akan teyapi untuk kepentingan bangsa, terutama warga NU," kata Gus Syauqi.

Direktur Master C19 Portal KMA, Doddy Dwi Nugroho, menambahkan, dengan dideklarasikan Basma, maka dukungan terhadap KMA semakin masif.

"Sebelumnya, Gus se-Pantura dan Matraman juga menyatakan dukungannya untuk KMA. Para Gus di Pantura dan Matraman juga siap door to door untuk mengajak warga NU memilih paslon 01," pungkasnya. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya