Hadapi Pilpres Ribuan Nelayan Pantura Gelar Istighosah

Penulis: Supardji Rasban Pada: Sabtu, 16 Feb 2019, 17:00 WIB Nusantara
Hadapi Pilpres Ribuan Nelayan Pantura Gelar Istighosah

MI/Supardji Rasban

MENGHADAPI Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) serta pemilihan calon anggota legislatif (Caleg) pada 2019, nelayan dan sejumlah elemen masyarakat di pantura Kota Tegal dan sekitarnya, menggelar istighosah.

Istighosah dihadiri Kepala Kepolsian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah, Inspektur Jenderal (Irjen) Condro Kirono tersebut bertujuan agar Pilpres dan Pileg berjalan aman dan lancar

Istighosah yang digelar di Pelabuhan Kota Tegal pada Sabtu (16/2) siang, selain dihadiri nelayan, juga beberapa elemen masyarakat lainnya yang jumlahnya sekitar seribuan warga.

Istighosah yang dipimpin Habib Thohir Al Kaff itu, selain diisi sambutan sejumlah tokoh masyarakat dan ulama serta habaib, melantunkan doa-doa dan juga dzikir bersama.

Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono, menyebut istighosah bertujuan untuk lebih merekatkan antara ulama umaro dan masyarakat, khususnya nelayan di Kota Tegal dan Kabupaten Tegal serta Kabupaten Brebes.

"Istighosah dilakukan untuk memohon kepada Allah SWT agar kondisivitas di Kota Tegal, Kabupaten Tegal serta Kabupate Brrebes selalu terjaga," ujar Condro.

 

Baca juga: Dugaan Emil Melanggar belum Ada

 

Kapolda menilai sekarang menjelang pesta demokrasi dan dalam tahapan kampanye, banyak berita hoaks yang beredar di masyarakat. Untuk itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi.

"Kita harus terus menjalin kesatuan dan persatuan," ucapnya.

Menurut Kapolda, beda pendapat dan beda pilihan merupakan hal biasa, yang peting jangan sampai memutus tali silaturahmi. 

"Itu juga yang selalu disampaikan Presiden kita Pak Jokowi," terang Condro. (OL-3)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More