Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
JALUR ganda penghubung Purwokerto (Banyumas) ke Kroya (Cilacap), Jawa Tengah (Jateng) mulai dioperasikan, Jumat (15/2). Sebagai awal operasi, kecepatan KA dikurangi, sehingga sejumlah KA mengalami keterlambatan hingga 2 jam.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto Supriyanto mengatakan pengoperasian jalur ganda Purwokerto-Kroya dimulai pada jam 04.10 WIB.
"Setelah KA Progo berangkat dari Stasiun Kebasen, Banyumas, kemudian dilakukan penyambungan jalur ganda di KM 361+250 dan KM 361+500 antara Stasiun Kebasen-Notog. Dengan demikian, ada tiga terowongan yang telah menyambung. Setelah itu baru dilakukan operasional persinyalan antara lintas Kebasen-Notog-Purwokerto," jelas Surpiyanto, Jumat (15/2).
Menurutnya, KA pertama yang melintasi jalur ganda adalah KA Logawa tujuan Purwokerto-Jember. KA tersebut melewati tiga terowongan baru antara Notog-Kebasen. Untuk melewati jalur setempat kecepatannya minimal, hanya 5 km/jam.
"Karena merupakan jalur baru, KA-KA yang melintas di jalur setempat harus mengurangi kecepatannya. Jika sebelumnya kecepatan dapat mencapai 90 km/jam, (di jalur itu kecepatan) dikurangi menjadi 40 km/jam," ujarnya.
Baca juga: Jabar Data Lahan KAI terkait Jalur Ganda Bogor-Sukabumi
Dampaknya adalah keterlambatan sejumlah perjalanan KA. Di antaranya adalah KA Logawa yang terlambat hingga 120 menit atau 2 jam. Kemudian KA Serayu tujuan Purwokerto-Bandung-Jakarta dan KA Sawunggalih tujuan Kutoarjo-Pasar Senen selama 70 menit.
Sementara KA Serayu tujuan Pasar Senen-Purwokerto terlmbat 68 menit dan KA Ranggajati tujuan Cirebon-Jember telat 30 menit.
"Kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA-KA tersebut. Secara bertahap, perjalanan KA diusahakan untuk normal kembali," tambahnya. (OL-3)
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadirkan langsung pimpinan KPK untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para kepala daerah dan DPRD di wilayahnya.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
KAPOLDA Jawa Tengah (Jateng), Ribut Hari Wibowo, memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran 2026 di wilayahnya hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved