Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Harga Tiket Pesawat Pengaruhi Industri Wisata Daerah

Denny S
08/2/2019 11:45
Harga Tiket Pesawat Pengaruhi Industri Wisata Daerah
Aktivitas penerbangan komersil di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddinn, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (1/10).(Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)

MELONJAKNYA harga tiket dan pengenaan biaya bagasi pesawat, dinilai ikut memengaruhi industri pariwisata di Kalimantan Selatan. Sepanjang 2019 ini, tingkat kunjungan wisatawan ke Kalsel menurun hingga 14%.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kalsel, Hermansyah Manaf, Jumat (8/2), mengatakan tingginya harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar ikut mempengaruhi industri pariwisata daerah.

"Pasti ada pengaruh pada industri pariwisata di daerah. Tiket mahal membuat orang mengurangi kegiatan berwisata. Demikian juga kebijakan bagasi berbayar membuat orang mengurangi pembelian oleh-oleh untuk menghindari bayar bagasi," tuturnya.

Meski perlu ada kajian lebih jauh mengenai hal ini, pihaknya berharap ada kebijakan baru terkait harga tiket pesawat dan bagasi ini.

Industri pariwisata juga sangat dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat. Hermansyah mencontohkan beberapa rute penerbangan dari dan ke Kalsel berkurang dalam beberapa tahun ini. Seperti Banjarmasin-Jogykarta, Banjarmasin-Solo dan Banjarmasin-Bandung. Di dalam provinsi sendiri rute Banjarmasin-Batulicin juga sudah tidak ada lagi.

Baca juga: Landasan Terkelupas, Juanda Ditutup 3 Jam

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Dahnial Kifli, mengatakan pengaruh kenaikan tiket pesawat terhadap pariwisata terjadi secara nasional. Bahkan lebih jauh juga berdampak pada  masyarakat, termasuk industri kecil dan UMKM.

"Jumlah wisatawan yang berkunjung berkurang, tentu penjualan souvenir dan oleh-oleh juga berkurang," ungkapnya.

Tidak hanya itu, tingginya harga tiket dan pengenaan biaya kargo atau bagasi, sangat dirasakan dampaknya oleh pengusaha biro perjalanan dan perhotelan.

Diperkirakan penurunan angka kunjungan wisatawan ini mencapai 14%. Intinya sebagian masyarakat mengurangi kegiatan berwisata.

Lebih jauh dikemukakan Danial, mahalnya tiket pesawat dan bagasi berbayar ini sangat disayangkan.

"Kunjungan ke tempat wisata berkurang, demikian imbas lainnya bagi para pemandu wisata serta masyarakat yang mengandalkan penghasilan dari sektor wisata seperti motoris perahu motor dan sebagainya," bebernya.

Guna membangkitkan industri wisata daerah ini, Pemprov Kalsel mengimbau masyarakat agar lebih memilih destinasi wisata di daerah sendiri guna menghidupkan industri wisata dan UMKM daerah.

Di sisi lain, Pemprov Kalsel juga terus berupaya mengembangkan industri pariwisata dengan menggelar beragam even wisata dan membuat destinasi wisata baru.

Saat ini, harga tiket pesawat Banjarmasin ke Surabaya rata-rata mencapai Rp1,2 juta dari harga normal sebelumnya hanya Rp400-Rp600 ribu.

Hal serupa juga diakui Surya Putera, pengelola travel di Banjarmasin. Tidak hanya kondisi harga tiket yang mahal dan bagasi berbayar, industi jasa penjualan tiket konvensional juga terancam oleh tiket online. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya